Banyak Jalan Rusak, Kemacetan Bakal Jebak Pemudik di Batanghari

Selasa, 21 Juni 2016 | 18:49 WIB
RS
FB
Penulis: Radesman Saragih | Editor: FMB
Jembatan pedestrian atau jembatan penyeberang khusus orang sepanjang 503 meter, yang dibangun dengan dana sekitar Rp 77 miliar di atas Sungai Batanghari, Kota Jambi menjadi ikon baru Provinsi Jambi dan destinasi wisata baru di Kota Jambi. Jembatan tersebut diresmikan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Sabtu, 28 Maret 2015. Gambar diambil baru-baru ini.
Jembatan pedestrian atau jembatan penyeberang khusus orang sepanjang 503 meter, yang dibangun dengan dana sekitar Rp 77 miliar di atas Sungai Batanghari, Kota Jambi menjadi ikon baru Provinsi Jambi dan destinasi wisata baru di Kota Jambi. Jembatan tersebut diresmikan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, Sabtu, 28 Maret 2015. Gambar diambil baru-baru ini. (Radesman Saragih)

Jambi - Kemacetan bakal menjebak para pemudik yang melalui Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi menyusul masih banyaknya ruas jalan dan jembatan yang rusak di daerah itu. Perbaikan jalan dan jembatan rusak di daerah itu dipastikan tidak bakal rampung hingga H – 7 Lebaran atau Idul Fitri. Untuk menjamin kelancaran arus mudik di daerah itu, seluruh proyek pembangunan jalan dan jembatan harus dihentikan pada H – 7 Lebaran. Kemudian sistem buka tutup juga harus dilakukan dengan ketat mencegah terjadinya kemacetan.

Demikian dikatakan Bupati Batanghari, Syahirsah di Muarabulian, Batanghari, Jambi, Selasa (21/6) terkait antisipasi mudik Lebaran di daerah itu. Kabupaten Batanghari menjadi jalur utama mudik Lebaran dari Kota Jambi – Kabupaten Bungo – Padang, Sumatera Barat dan Kota Jambi – Sarolangun – Sungaipenuh – Kerinci.

"Saya sudah memantau ruas jalan yang menjadi jalur utama mudik Lebaran di Kabupaten Batanghari, Senin (20/6). Hasil pantauan saya terdapat kerusakan jalan dan jembatan pada empat titik. Kerusakan jalan dan jembatan sedang diperbaiki. Namun perbaikan jalan dan jembatan tersebut tidak bisa selesai hingga H – 7 Lebaran. Karena itu para pemudik yang melewati Batanghari akan menghadapi macet di beberapa ruas jalan," katanya.

Dijelaskan, titik macet pada jalur mudik Lebaran di daerah itu antara lain terdapat di Jembatan Emas, Kecamatan Pemayung yang kini sedang diperbaiki. Kemudian terdapat juga titik macet pada ruas jalan rusak di Desa Kampung Baru, Kecamatan Muaratembesi dan di beberapa desa, Kecamatan Marosebo Ulu.

Titik macet tersebut merupakan jalur utama mudik yang menghubungkan Kota Jambi dengan Padang, Sumatera Barat. Sedangkan dua titik macet pada jalur mudik di Batanghari yang menghubungkan Kota Jambi dengan Kabupaten Sarolangun, Kota Sungaipenuh dan Kabupaten Kerinci terdapat di Desa Ampelu, dan Desa Durian Luncuk Kecamatan Bathin XXIV.

"Pengerjaan perbaikan jalan dan jembatan pada jalur utama mudik tersebut saya minta dihentikan pada H-7 Lebaran. Penghentian pengerjaan jalan itu dilakukan agar jangan mengganggu arus mudik. Selain itu saya juga meminta pihak kepolisian dan dinas perhubungan melakukan sistem buka tutup pada ruas jalan rusak tersebut dengan ketat untuk mencegah kericuhan antarpemudik yang hendak saling mendahului," katanya.

Sementara itu Kepala Bagian Operasi Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Batanghari, Inspektur Satu Polisi (Iptu Pol) Sabar Sianturi mengatakan, pihaknya siap mengatur kelancaran arus mudik di Batanghari, termasuk mengatur lalu lintas dengan sistem buka tutup. Selain itu Polres Batanghari juga siap mengamankan jalur mudik rawan kecelakaan dan kejahatan di Batanghari.

Jalur mudik rawan kecelakaan di Batanghari, lanjut Sabar Sibarani, terdapat pada ruas jalan Desa Serasan dan Desa Pelayangan, Kecamatan Pemayung. Sejak Januari, terdapat 53 kali kasus kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan tersebut.

"Mengantisipasi kasus-kasus kecelakaan dan kejahatan pada jalur mudik di Batanghari, Polres Batanghari membentuk empat pos pengamanan. Pos tersebut disiapkan pada ruas jalan Batanghari menuju Kabupaten Bungo dan Batanghari menuju Kerinci," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon