Bertemu Presiden, Ketua MK Bahas Persiapan Pilkada Serentak 2017

Senin, 27 Juni 2016 | 18:08 WIB
CP
FH
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: FER
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat (Antara/Yudhi Mahatma)

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat. Pertemuan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/6).

Menurut Arief, dirinya dan Presiden membahas mengenai persiapan MK menghadapi potensi perselisihan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2017. Dia menjelaskan, MK akan merevisi sejumlah peraturan sebagai penyesuaian Undang-undang (UU) Pilkada yang baru.

"Peraturan MK harus berubah. Menyesuaikan dengan Undang-undang yang baru. Karena, kami pada waktu menangani (sengketa) pilkada. Kami adalah lembaga yang harus selurus-lurusnya melaksanakan Undang-undang," kata Arief seusai pertemuan.

Dia menuturkan, Presiden berharap agar MK dapat melaksanakan tugas dengan baik seperti saat menangani perselisihan hasil Pilkada Serentak 2015.

"Presiden hanya sampaikan apa yang sudah dicapai MK pada penanganan Pilkada 2015 bisa ditindaklanjuti dan diteruskan pada Pilkada 2017," tuturnya.

Arief menambahkan, MK masih akan memutus dua sengketa hasil Pilkada 2015 yakni untuk daerah Kabupaten Muna dan Kabupaten Mamberamo.

"Tinggal ada dua perkara, Kabupaten Muna dan Mamberamo yang nanti setelah lebaran baru akan kita putus," imbuhnya.

Pada bagian lain, dia juga berharap Presiden menghadiri pertemuan pimpinan MK seluruh negara-negara di ASEAN.

"Saya mohon kesediaan Presiden untuk membuka acara Kongres Asosiasi MK dan institusi sejenis, awal Agustus di Bali. Karena habis masa jabatan saya selaku Presiden Asosiasi MK di tingkat Asia," katanya.

"Nanti akan ada lagi pemilihan presiden asosiasi yang baru. Kami mohon Presiden untuk membuka acara itu, karena tradisinya kalau kita melakukan kongres itu dibuka oleh kepala negara, sekaligus berkenalan dengan ketua-ketua MK."

Menurutnya, Presiden berkenan hadir dalam kongres tersebut. "Presiden bersedia untuk membuka acara yang di Bali pada awal Agustus," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon