Gudang Penyimpanan Pakaian Dalam Impor di Sunter Terbakar
Jumat, 1 Juli 2016 | 14:12 WIB
Jakarta - Sebuah rumah toko (ruko) yang dijadikan sebagai gudang tempat penampungan penyimpanan pakaian dalam impor di Jalan Sunter Permai Raya, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (30/6) malam lalu.
Api menyambar dengan cepatnya karena ketika kejadian tersebut bahan material yang disimpan dalam rumah toko (ruko) mudah terbakar dan cepat menyambar ke seluruh bagian ruko berlantai empat itu.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, kebakaran tersebut terjadi pada pukul 21.43 WIB kemarin dan baru selesai dipadamkan pada Jumat (1/7) sekitar pukul 00.30 WIB.
"Api berasal dari salah satu lantai ruko tersebut yang diduga akibat arus pendek korsleting listrik. Api agak sulit dipadamkan dan baru dapat dipadamkan pada tengah malam setelah material yang terbakar sudah mulai habis," ujar Satriadi, Jumat (1/7) pagi kepada Suara Pembaruan.
Dikatakannya, dalam kebakaran tersebut pihaknya mengerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran dengan jumlah 40 personil pemadam kebakaran yang berupaya memadamkan si jago merah yang juga melahap dua kendaraan yang diparkir dekat dengan lokasi ruko tersebut.
"Ada satu mobil mini dan satu mobil pikap yang terbakar akibat ruko yang terbakar ini, penyebab diduga kuat karena korsleting listrik dari salah satu perabotan elektronik yang ada di dalam ruko tersebut," tambahnya.
Meski tidak sampai ada korban jiwa, namun Satriadi mengungkapkan kerugian materil akibat kebakaran tersebut mencapai ratusan juta rupiah karena kebanyakan material yang ada di dalam ruko itu sudah habis terbakar.
"Kami antisipasi dengan menerjunkan cukup banyak personel dan mobil pemadam, karena lokasi ruko yang terbakar bersebelahan dengan gedung Panin Bank dan showroom KIA Motor, tapi untungnya api tidak sampai menyambar ke ruko sebelahnya," kata Satriadi.
Dikatakannya, ruko berlantai empat yang ada di Komplek Ruko Sunter Garden, Blok B7 Nomor 8 dan 9 itu merupakan gudang tempat penampungan produk-produk bra dan celana dalam perempuan yang di impor langsung dari Tiongkok.
Diketahui Pemilik Ruko tersebut yakni seorang WNA asal Tiongkok, yakni Can Qipai, yang berdomisili di Jalan Angkasa, Kav. 86, Komplek Bandar Kemayoran, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Kami harapkan agar para pemilik ruko untuk memastikan setiap meninggalkan tempat usahanya agar semua peralatan elektronik maupun benda-benda yang rentan terbakar agar diamankan terlebih dahulu untuk menghindari kebakaran," tandas Satriadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




