Kapolda Jateng: Kemacetan Arus Mudik di Brebes Sudah Dievaluasi

Jumat, 8 Juli 2016 | 23:07 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Kapolda Jateng yang baru Irjen Pol Condro Kirono disambut dengan diarak naik kuda setiba di Mapolda Jateng, Senin (25/4).
Kapolda Jateng yang baru Irjen Pol Condro Kirono disambut dengan diarak naik kuda setiba di Mapolda Jateng, Senin (25/4). (Suara Pembaruan/Stefy Thenu)

Solo - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Polisi Condro Kirono mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi terjadinya kemacetan di kawasan jalur Kabupaten Brebes Jateng pada arus mudik Lebaran 2016.

"Kami evaluasi kemacetan yang luar biasa di jalur tol Pejagan-Brebes Timur saat arus mudik," kata Condro Kirono, disela pemantauan arus balik, di Solo, Jumat malam.

Menurut Kapolda, pada arus mudik memang terjadi kemacetan cukup panjang terutama di jalur dalam tol Brebes Timur dan Pejagan, dikarenakan volume arus lalu lintas sangat tinggi.

Jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Jateng, kata Kapolda, baik melalui jalan tol maupun Pantura selama tiga hari hampir mendekati satu juta kendaraan.

"Keluarga kita yang mudik melihat, tetapi tidak mempersiapkan juga jalur-jalur alternatif. Kita sampaikan diawal evaluasi 2015 itu, pantura sangat lengang. Jalur selatan lengang, pemudik yang ingin ke Banyumas dan Purwokerto pingin lewat tol," kata Kapolda.

Menurut Kapolda, dari pengalaman arus mudik tersebut telah menyiapkan sejumlah antisipasi untuk mengurai kemacetan saat arus balik yang pada H+1 Lebaran ini, dari Jateng sudah mulai ada peningkatan.

Oleh karena itu, kata Kapolda, untuk mengantisipasi arus balik hingga pukul 19.00 WIB, laporan dari Kapolres Purwokerto, Brebes, Kota/Kabupaten Tegal, dan Pemalang sudah ada peningkatan, tetapi arus masih lancar.

"Pemudik dari Jateng (timur) tujuan Jakarta yang akan mengisi bahan bakar minyak (BBM) jangan lewat dari Pemalang. Namun, pemudik isi BBM mulai dari Batang, Pekalongan, dan Pemalang," katanya.

Menurut Kapolda, hal tersebut jika isi BBM sudah masuk Tegal masyarakat yang arus balik akan kesulitan karena pihaknya akan memperlakukan tiga lajur dari arah timur.

Selain itu, jika kondisi arus balik macet dan puncaknya diperkirakan Sabtu (9/7) dan Minggu (10/7), enam pintu masuk tol Brebes akan digunakan arus balik semuanya. Dan Brebes barat dan Pejagan juga masuk semua, dan dari arah Jakarta dikeluarkan Kanci akan masuk Pantura, sehingga tidak ada pertemuan dengan arus balik.

Kapolda mengatakan untuk persediaan BBM di semua SPBU di Pelakongan, Pemalang Brebes, dan Tegal sudah meminta pihak Pertamina untuk disiapkan satu tangki mulai Jumat malam ini.

"Saya juga menambah personel dari anggota Brimob 160 personel yang ditempatkan di setiap SPBU sebanyak 10 orang, yang dinilai rawan rebutan BBM. Kita evaluasi pada arus mudik terjadi rebutan BBM antara pembeli jerigen dan pemudik," katanya.

Kapolda juga meminta daerah jalur pemudik yang terjadi keramaian atau tempat-tempat hiburan agar diberi pagar betis dan dipasang tali sehingga tidak semua masyarakat bisa menyeberang jalan.

"Kita juga mobilisasi kendaraan pengurai di setiap Polres yang siap menyisir jalur agar mengetahui dimana terjadi kemacetan. Hal ini dipersiapkan untuk antisipasi arus balik, dan saya yakin akan berjalan lancar," kata Kapolda.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon