Djarot Bantah Jadi Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot
Kamis, 22 September 2016 | 15:08 WIB
Jakarta-- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat membantah dirinya menjadi Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017.
Ditegaskan, ia tidak mungkin menjadi Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot karena ia telah resmi mendaftarkan diri menjadi calon wakil gubernur ke KPU DKI.
"Enggak mungkin. Namun, koordinator kan boleh. Nanti kita lihat. Nanti kita akan atur karena kami tugasnya adalah mengkoordinasikan seluruh potensi yang ada di partai politik. Sedangkan relawan mungkin akan dikoordinasikan di Teman Ahok," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (22/9).
Mantan Wali Kota Blitar ini menerangkan Tim Pemenangan Ahok-Djarot sedang disusun. Nantinya, akan ada dua tim pemenangan. Satu tim pemenangan di internal partai dan satu tim pemenangan lagi merupakan tim gabungan antarpartai. "Jadi ada dua tim. Satu di internal partai kami dan kemudian satu tim adalah tim gabungan antarpartai," ujarnya.
Namun, nanti yang didaftarkan ke KPU DKI Jakarta hanya ada satu tim pemenangan, yaitu tim gabungan antarpartai. "Yang didaftarkan ke KPU cuma satu. Itu yang gabungan. Yang internal hanya untuk kita. Kalau DPD otomatis untuk memenangkan di struktural internal partai," ungkap.
Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot, menurutnya, harus dari PDIP. Karena PDIP merupakan partai yang paling banyak jumlah kursinya di antara tiga partai politik pendukung Ahok-Djarot.
"Nanti akan kita bicarakan. Kalau layaknya, sebetulnya PDIP. Karena PDIP kan punya jumlah suara yang lebih besar dari mereka. Nanti akan kita susun. Satu-satu dulu," paparnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




