PKS Undang Penasihat Presiden Polandia Bicara soal Big Data
Kamis, 6 Oktober 2016 | 23:46 WIB
Jakarta - Fraksi PKS (F-PKS) di DPR, menggelar Diskusi Strategis Terbatas dengan tema "Big Data, Sebuah Struktur Baru Kekuasaan Politik?". Diskusi ini menghadirkan Prof Dr Andrzej Janusz Zybertowicz, yang merupakan Penasehat Presiden Polandia Bidang Pertahanan dan Direktur Lembaga Thinkthank. Diskusi ini, dihadiri oleh seluruh Anggota dan Tenaga Ahli Fraksi PKS.
"Nilai strategis dari tema diskusi ini adalah bagaimana memahami tren perkembangan global serta bagaimana menjadi 'pemenang' di era toknologi informasi yang berkembang pesat saat ini," kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, di ruang Pleno Fraksi PKS DPR Senayan, Kamis (6/10)
Dalam kesempatan ini, Jazuli mengucapkan terima kasih kepada Prof Andrzej atas kesediaan memenuhi undangan F-PKS, juga kepada Kedutaan Besar Polandia di Indonesia dan Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Pieter F Gontha, yang memfasilitasi undangan dan kunjungan ahli teknologi itu ke Indonesia.
"Ini adalah kelanjutan dari kontak diplomasi yang saya lakukan saat kunjungan kerja Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR ke Polandia beberapa waktu lalu agar Profesor Andrzej berkenan sharing tentang kemajuan teknologi informasi dan implikasinya terhadap dunia," kata Jazuli.
Melalui diskusi strategis ini, lanjut Jazuli, Fraksi PKS ingin bertukar pikiran dan mendapatkan wawasan tentang tren perkembangan global khususnya dalam bidang teknologi informasi dan respon tepat kita sebagai warga dunia.
"Wawasan global ini penting agar keluarga besar Fraksi PKS senantiasa berpikir outward looking sehingga mampu membaca arah perkembangan dunia dan bagaimana Indonesia meresponnya secara tepat," ungkap Anggota Komisi I ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




