936 Polisi Bekasi Jaga Demo

Jumat, 30 Maret 2012 | 11:10 WIB
AM
B
Penulis: Antara/ Ardi Mandiri | Editor: B1
Suasana polisi mulai mengepung mahasiswa di sekitaran Stasiun Gambir, Jakarta, (27/3).
Suasana polisi mulai mengepung mahasiswa di sekitaran Stasiun Gambir, Jakarta, (27/3). (Beritasatu.com/ Ronna Nirmala)
"Objek vital yang kita jaga di antaranya adalah SPBU, kawasan industri, pintu tol, dan jalan utama."

Sebanyak 936 aparat Kepolisian Resor Kota Bekasi Kabupaten, Jawa Barat, diterjunkan untuk menjaga 13 titik objek vital di wilayah setempat, menyusul isu demo penolakan bahan bakar minyak besar-besaran, hari ini.

"Objek vital yang kita jaga di antaranya adalah SPBU, kawasan industri, pintu tol, dan jalan utama," kata Kepala Humas Polresta Bekasi Kabupaten, Bambang Wahyudi, di Cikarang.

Menurut dia, sebagian personel juga bertugas menyisir ruas tol Jakarta-Cikampek guna menghindari terjadinya penyusupan pendemo untuk berbuat anarkis dengan menutup tol.

"Kita tetap siaga mendeteksi segala pergerakan demonstran untuk mengantisipasi tindakan anarkisme," katanya.

Pantauan wartawan di pintu tol Cibitung Jalan Arteri Tol Cibitung Kabupaten Bekasi melaporkan kondisi pada pukul 10.00 WIB masih kondusif. Arus lalu lintas kendaraan industri berjalan normal dengan kawalan sejumlah petugas berseragam kepolisian.

Secara terpisah, koordinator lapangan Buruh Bekasi Bergerak, Obon Tabroni, mengatakan aksi massa kaum buruh di Kabupaten Bekasi akan difokuskan di DPR RI Jakarta.

"Kita fokuskan aksi di Jakarta untuk mengawasi jalannya sidang penetapan kenaikan BBM. Bila tetap naik, aksi penutupan tol akan kita lakukan," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon