Masyarakat Dayak Dilarang Ikut Demo ke Jakarta
Kamis, 24 November 2016 | 10:06 WIB
Pontianak - Presiden Majelis Adat Dayak Nusantara (MADN) Cornelis MH yang juga Gubernur Kalbar mengingatkan kepada segenap masyarakat Dayak di Kalimantan untuk tidak ikut-ikutan melaksanakan demo di Jakarta. Selanjutnya isu yang beredar di media sosial terkait demo 25 November dan 2 Desember agar jangan ditelan mentah-mentah tetapi harus dicerna dengan baik.
Hal itu dikatakan Cornelis pada acara silaturahmi Forkopimda dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda dalam rangka mengantisipasi permasalahan di Jakarta pada Rabu (23/11).
Ia mengatakan, pihaknya dapat dengan mudah menurunkan massa dalam jumlah besar untuk melakukan aksi unjuk rasa. Namun jika hal itu dilakukan maka akan dapat memperkeruh kondisi di Kalimantan yang sudah aman dan kondusif sekarang ini.
"Kita memang memiliki perbedaan agama, ras, budaya, adat serta bahasa jadi perbedaan itu harus kita syukuri dan jadikan kekuatan untuk melaksanakan pembangunan. Artinya perbedaan itu harus kita jaga dan kita pelihara dengan baik agar tidak diganggu oleh orang yang tidak bertanggung jawab," kata Cornelis.
Untuk itu semua masyarakat diminta agar tetap menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI. Selanjutnya tetap menjaga dan menciptakan hubungan yang harmonis antar umat beragama dan jangan mudah terprovokasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




