REI Gandeng BRI Bangun Rumah Bagi Anggota Polisi
Selasa, 20 Desember 2016 | 20:22 WIB
JAKARTA-DPP Real Estat Indonesia (REI) menggandeng Bank BRI dan Kepolisian RI menggarap perumahan murah bagi seluruh anggota Polri. Kini, anggota Polri mencapai 460 ribu orang di seluruh Indonesia.
"Kerjasama antara REI dan BRI dan pihak Polri ini dalam rangka memfasilitasi anggota Polri memiliki rumah yang layak huni. Kebetulan gaji anggota Polri lewat BRI," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP REI Totok Lusida, dalam acara Pelantikan DPP REI Periode 2016-2019, di Jakarta, Selasa (20/12).
Menurut Totok, banyak anggota Polri yang belum memiliki rumah, karena tempat tinggalnya sering berpindah-pindah. Di sisi lain, profesi polisi memikul risiko cukup keras di lapangan. Hal ini mendorong REI untuk terlibat dan membantu menyediakan rumah yang layak huni.
"Mereka sering pindah-pindah dan tidak bisa membeli rumah. Mereka menjaga pekerja yang berunjuk rasa meminta UMR, di satu sisi polisi gajinya masih di bawah UMR dan tidak sanggup membeli rumah," kata dia.
Totok mengatakan, pasar hunian bagi anggota kepolisian cukup besar. Bila REI mengambil 70% dari anggota Polri saja sudah sangat bagus. Hal ini menjadi peluang besar bagi REI di daerah, sekaligus juga bagi perbankan, dalam hal ini BRI. "Rencananya kami mulai mengerjakan proyek rumah murah bagi anggota Polri pada Januari 2017 dan mereka sudah siap," kata Totok.
Di sisi lain, tambahnya, kerja sama ini diiharapkan ikut mengurangi defisit pasokan (backlog) perumahan yang saat ini mencapai 11,4 juta rumah.
Sementara itu, Direktur Bisnis dan Konsumer BRI Sis Apik Wijayanto, menyambut baik sinergi antara REI, BRI dan pihak Kepolisian. "Sinergi ini semakin lengkap dengan pengurus REI dan saatnya melakukan kolaborasi dengan BRI dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah bagi anggota polisi yang potensinya cukup besar sampai 300 ribu lebih," kata dia, di tempat yang sama.
Menurut dia, pihaknya sudah bekerjasama dengan lima pemerintah daerah dalam penyediaan perumahan bagi Kepolisian. Kedepan, pihaknya juga bekerjasama dengan badan usaha milik negara (BUMN) dalam penyediaan rumah bagi masyarakat.
Bahkan, katanya, dengan anggota REI, pihak BRI siap memberikan dukungan dalam membangun rumah, terutama untuk pembangunan konstruksi. "Kalau kami sebagai perbankan tentu menyiapkan pendanannya, terutama untuk konstruksi, bukan untuk land bank," kata dia.
Sis Apik menambahkan, tahun depan, pihaknya menargetkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) mencapai 70 ribu rumah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




