Kapolda: Sidang Ahok Berjalan Lancar

Selasa, 10 Januari 2017 | 17:50 WIB
BM
YD
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: YUD
Aparat kepolisian memasang kawat berduri memisahkan massa pro dan kontra di depan Kementerian Pertanian, Jalan Harsono RM No. 3, Ragunan, Jakarta Selatan, 10 Januari 2017.
Aparat kepolisian memasang kawat berduri memisahkan massa pro dan kontra di depan Kementerian Pertanian, Jalan Harsono RM No. 3, Ragunan, Jakarta Selatan, 10 Januari 2017. (BeritaSatu Photo/Ruht Semiono)

Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan, mengecek pengamanan sidang kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Proses persidangan dan pengamanan berjalan lancar.

"Saya kontrol sidang kelima ini. Ada pun sidang ini akan dilakukan tiap minggu. Pantauan saya semua berjalan lancar, semua pola pengamanan sudah tahu ya seperti apa, baik sejak di Gajah Mada dan Ragunan semua lancar," ujar Iriawan, Selasa (10/1).

Ia menyampaikan, dirinya sudah berdiskusi dengan pihak pengadilan kalau sidang kasus dugaan penistaan agama ini kemungkinan akan berjalan panjang sampai bulan April atau Mei 2017, karena saksi yang akan memberikan keterangan cukup banyak berjumlah sekitar 46 saksi.

"Saat ini baru empat saksi saja sudah hampir 8 minggu waktu yang dibutuhkan. Belum duplik dan pembelaan. Maka Insya Allah setiap Selasa kami amankan sidang dengan maksimal dibantu dari TNI dan Pemkot, agar lancar dan aman sidang ini," ungkapnya.

Ia menyampaikan, kekuatan pengamanan bergantung dari jumlah massa yang datang dan tingkat kerawanan. Sejauh ini, massa yang datang makin berkurang.

"Kita lihat situasi, apabila massa turun jumlahnya, berkurang, maka pola pengamanannya tentu lain lagi. Sementara begini saja dahulu. Saya sampaikan, kita lihat perkembangan. Massa yang datang makin berkurang. Di Gajahmada saja 2 ribu, turun lagi seribu besoknya, hingga sekarang sekitar 700 jumlah massanya," katanya.

Ia menegaskan, massa yang melakukan aksi di luar tidak terdengar suaranya di dalam ruang persidangan. Massa pun harus selesai melakukan aksi sampai pukul 18.00 WIB.

"Suara sudah kita itung. Jadi yang di dalam tidak mendengar suara dari luar," jelasnya.

Sementara itu, Iriawan menegaskan, persidangan rencananya akan tetap digelar di Auditorium Kementerian Pertanian hingga putusan atau vonis.

"Anggaran dana negara yang disiapkan. Tiap sidang ada anggarannya dan yang pasti cukup hingga sidang nanti berakhir," tandasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon