Puluhan Pegawai KPPN Kota Bogor Ikuti Tes Narkoba

Kamis, 26 Januari 2017 | 19:08 WIB
VS
FH
Penulis: Vento Saudale | Editor: FER
Puluhan pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Bogor menjalani tes narkoba, yang dilakukan dengan mengambil sampel urine pagawai, Kamis, 26 Januari 2017.
Puluhan pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Bogor menjalani tes narkoba, yang dilakukan dengan mengambil sampel urine pagawai, Kamis, 26 Januari 2017. (Beritasatu.com/Vento Saudale)

Bogor - Badan Narkotika Nasional (BNN) Bogor mengadakan tes narkoba kepada puluhan pegawai di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Bogor, Kamis (26/1). Tes narkoba dilakukan dengan mengambil urine pagawai.

Kepala BNN Bogor, Nugraha Setiabudi, mengatakan, tes ini dilakukan untuk mencegah penggunaan dan peredaran narkoba di lingkungan KPPN di seluruh Indonesia. Pasalnya, kata dia, saat ini ada 41 jenis narkoba baru yang tersebar di Indonesia dan sulit dikenali oleh warga pada umumnya salah satunya tembakau gorila.

"Adanya pemberantasan narkoba secara konvensional membuat pemain kini membuat narkoba jenis-jenis baru," katanya, Kamis (26/1).

Tes Narkoba

Perubahan bentuk narkoba yang sangat cepat tersebut, BNN Bogor pun berusaha untuk mengimbangi dan mengikuti perkembangan itu.

"Tembakau gorila tidak merubah rasa karena caranya diteteskan satu zat kimia membuat pemakai berhalusinasi. Jadi bisa masuk kedalam apapun, biasanya masuk ke kalangan perokok," tuturnya.

Pada Tahun 2016, BNN Bogor sudah menemukan adanya tembakau Gorila. Tetapi belum bisa berbuat banyak untuk itu harus dilakukan pencegahan secara khusus dan mencegah sejak dini.

"Seperti KPPN Bogor ini, dalam rangka hari bakti ke negara kementerian keuangan mengantisipasi dengan melakukan tes urin," tambah Nugraha.

Sementara itu, Kepala KPPN Kota Bogor, Fanny Fariyanto mengatakan, pihaknya melakukan tes urine untuk mewujudkan aparatur negara yang bebas narkoba dihari bakti keuangan dan menjadi salah satu kegiatan.

"Kami ingin membuktikan kami bebas narkoba. Apabila ada ditemukan yang memakai narkoba akan dikenakan sanksi sesuai aturan dan dilaporkan ke pusat," tegasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon