Empat Pesan Megawati untuk Pendukung Ahok-Djarot

Rabu, 15 Maret 2017 | 21:38 WIB
LT
FH
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: FER
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) dan calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat (kanan) memberikan intruksi dan pidato politik kepada relawan di Posko Rumah Lembang, Menteng, Jakarta, 15 Maret 2017.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) didampingi calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) dan calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat (kanan) memberikan intruksi dan pidato politik kepada relawan di Posko Rumah Lembang, Menteng, Jakarta, 15 Maret 2017. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri meminta warga Jakarta, khususnya pendukung pasangan Ahok-Djarot, untuk melakukan empat hal saat hari pencoblosan atau pemungutan suara di putaran kedua Pilgub DKI pada 19 April 2017.

Pertama, Megawati meminta warga pendukung pasangan calon (paslon) nomor dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayahnya masing-masing pada pagi hari.

"Saya minta tolong. Jangan datang siang waktu nyoblos. Datangnya pagi. Tidak apa-apa harus menunggu lama. Supaya tidak kehabisan waktu seperti kemarin," kata Megawati di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/3).

Kedua, lanjut dia, bagi warga yang belum punya formulir C6, siapkan segala persyaratan agar dapat memilih. Sehingga tidak pulang ke rumah lagi.

"Kan ada warga yang pulang ke rumah ambil KK. Terus pas datang ke TPS, eh sudah tutup. Hilang suaranya. Saya sampai marahin Tjahjo (Mendagri) sebagai teman bukan sebagai menteri. Kamu gimana sih, kok banyak yang belum dapat C6," ujarnya.

Ketiga, kalau warga dipersulit atau dibuat susah dalam memberikan hak pilih, warga harus berani protes kepada panitia penyelenggara pemungutan suara (PPS).

"Kalau disusahin protes saja ibu-ibu," tegasnya.

Keempat, setelah mencoblos, Megawati meminta warga tidak meninggalkan TPS. Diharapkan atau relawan tetap tinggal di TPS untuk memantau penghitungan suara.

"Jadi, jangan pulang. Lihat proses penghitungan suaranya. Setelah penghitungan, difoto. Rekam lebih bagus," tambahnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon