Pemerintah Targetkan Perbaikan Jembatan Cisomang Selesai Akhir Maret

Kamis, 16 Maret 2017 | 18:42 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Kendaraan golongan dua yang terdiri truk dan bus melintasi jalan arteri di dekat Jembatan Cisomang jalan Tol Pubaleunyi KM 100 yang mengalami pergeseran di Purwakarta, 29 Desember 2016. Perbaikan jembatan Cisomang yang berjalan hampir seminggu itu hanya dapat dilalui kendaraan golongan satu, sedangkan golongan dua ke atas dialihkan ke jalan arteri.
Kendaraan golongan dua yang terdiri truk dan bus melintasi jalan arteri di dekat Jembatan Cisomang jalan Tol Pubaleunyi KM 100 yang mengalami pergeseran di Purwakarta, 29 Desember 2016. Perbaikan jembatan Cisomang yang berjalan hampir seminggu itu hanya dapat dilalui kendaraan golongan satu, sedangkan golongan dua ke atas dialihkan ke jalan arteri. (Antara/Wahyu Putro A)

Bandung - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menyatakan berdasarkan hasil evaluasi dari Komite Pengawas Jembatan dan Jalan Tol perbaikan Jembatan Cisomang Tol Purbaleunyi km 100+700 diharapkan selesai akhir Maret 2017.

"Semoga akhir Maret ini sudah beres sehingga sudah bisa kami uji coba dan seluruh kendaraan berbagai jenis atau golongan bisa melalui Jembatan Cisomang ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik, di Bandung, Kamis (16/3).

Menurut dia, saat ini proses perbaikan kerusakan Jembatan Cisomang sudah hampir selesai, namun hingga kini masih dibatasi hanya kendaraan kecil dan bus saja yang boleh melewati.

"Kami berharap jalur tersebut bisa segera kembali digunakan. Pengalihan ke jalan arteri Purwakarta-Bandung selama ini dinilai kerap menimbulkan kemacetan panjang karena jalan arteri ini tidak disiapkan untuk menampung kapasitas kendaraan yang besar," kata dia.

Ia menuturkan selama ini Dinas Perhubungan Jawa Barat dengan kepolisian hanya mengupayakan pengatutan lalu lintas sementara pengerjaan jembatan dilakuakn Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Sehingga apa yang dapat dilakukan langkah-langkah pemerintah daerah kepolisian itu yang dilakukan hanya merekayasa lalu lintas. Di km 99 juga sudah bisa digunakan sebagai gate keluar untuk melakukan pergerakan terutama apabila terjadi kemacetan di jatiluhur dialihkan ke situ," kata dia.

Sebelumnya akibat pergeseran Jembatan Cisomang, sejak 23 Desember 2016, dilakukan pembatasan beban dengan hanya membolehkan kendaraan Golongan I yang melintasi jembatan. Sementara kendaraan lainnya dialihkan untuk keluar di gerbang tol sebelumnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon