PB Perbasasi Cari Ketum Baru

Sabtu, 18 Maret 2017 | 21:37 WIB
HS
IC
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: CAH
Ketua Pengprov Perbasasi Sumatera Selatan Asril Sadikin Satar, yang juga menjabat ketum timses pemenangan Ratna Yulita  menyerahkan pendaftran sebagai calon ketua umum.
Ketua Pengprov Perbasasi Sumatera Selatan Asril Sadikin Satar, yang juga menjabat ketum timses pemenangan Ratna Yulita menyerahkan pendaftran sebagai calon ketua umum. (Suarapembaruan/Hendro Situmorang)

Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) akan mengadakan musyawarah nasional (Munas) untuk menentukan ketua umum baru periode 2017-2021. Ratna Yulita merupakan salah satu calon.

Ratna Yulita secara resmi mendaftarkan sebagai kandidat di Jakarta, Sabtu (18/3). Dia sebagai Ketua dewan Pembina Pengprov Perbasasi Sumsel dilanjutkan sebagai Ketua dewan Pembina Liga Mahasiswa Softball Indonesia.

Meski berhalangan hadir, Ratna Yulita mendapat dukungan 17 dari 24 pengurus provinsi (pengprov) yang ada.

"Terakhir saya dengar ada dua pengprov lain yang memberi dukungan," kata Ketua Pengprov Perbasasi Sumatera Selatan Asril Sadikin Satar, yang juga menjabat ketum timses pemenangan Ratna Yulita.

"Itu menunjukkan besarnya kepercayaan terhadap Ibu Ratna Yulita. Tapi, kami berharap muncul calon lain sehingga proses demokrasi berjalan,"jelasnya.

Munas Perbasasi rencananya berlangsung pada 5-6 Mei mendatang, sebelum Kejuaraan Nasional Softball putra yang akan diikuti banyak klub di Palembang. Ibukota Provinsi Sumatera Selatan tersebut juga mengajukan diri sebagai tuan rumah dan menjadi seleksi untuk kejuaraan dunia sofball putra bulan Juli mendatang di Kanada.

"Kami memanfaatkan momen kejurnas. Tentu ideal seluruh pengprov ikut menyaksikan sembari menggelar munas. Tentunya ini juga menyangkut efisiensi biaya. Kami sudah mendapat dukungan 13 pengprov," kata Asril Sadikin Satar.

Menyangkut visi dan misi, Ratna Yulita berjanji terus memperbaiki pembinaan baseball dan softball di Tanah Air. Dengan begitu, Indonesia bisa mencapai target menduduki peringkat 15 dunia.

"Pengurus lama sudah memberikan karpet merah bagi kepengurusan baru. Semoga program terus berjalan," kata Sekjen Perbasasi Arief Hardeno.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon