Pendukung Ahok di Tak Kie, Minta Sandiaga Jangan Gunakan Isu SARA
Selasa, 28 Maret 2017 | 15:43 WIB
Jakarta - Kedatangan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno ke Pasar Glodok Pancoran Gang Gloria pada Selasa (28/3) tetap disambut meriah oleh para pedagang etnis Tionghoa yang sebenarnya pendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Para pengunjung dan pedagang tersebut meminta Sandi Uno untuk tidak menggunakan atau melakukan pembiaran terhadap isu Suku Agama Ras dan Antar golongan (SARA) yang begitu marak di tahap kampanye putaran ke-2 Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
"Pak Sandi, bilangin sama timses nya jangan menggunakan isu agama dan etnis kalau sedang kampanye. Meski bapak bilang itu bukan relawan bapak, tapi dengan membiarkan hal itu berarti menguntungkan bapak di putaran kedua ini," ujar Cici Mei Mei (49) salah seorang pengunjung kedai kopi dan mie pangsit Tak Kie.
Ia mengungkapkan seharusnya masing-masing paslon berkampanye dengan posisi yang seimbang dan setara dengan mengedepankan visi dan misi, bukan mengambil keuntungan dari isu SARA.
"Pokoknya pak Sandi harus tetap pastikan para pendukung tetap mengedepankan demokrasi sejuk dan menerima apapun hasil dari putaran ke-dua Pilgub DKI Jakarta nanti," tambahnya.
Menanggapi ungkapan pengunjung tersebut, Sandiaga Uno mengaku tidak berkecil hati melihat sebagian besar pengunjung kedai es kopi Tak Kie memiliki pandangan politik mendukung Ahok-Djarot.
"Banyak pengunjung di kedai es kopi Ta Kie mendukung Pak Basuki, tapi saya berdialog lancar dengan mereka, dan apa yang menjadi harapan mereka kami dengar, salah satunya yakni menjaga persatuan dan kedamaian di ibu kota agar perekonomian tetap tumbuh stabil," kata Sandi Uno.
Mantan pengurus Kadin Pusat di bidang UMKM itu juga akan menegur seluruh kader relawan bila mengetahui adanya penggunaan isu SARA. Dia meminta relawannya menurunkan spanduk atau baliho provokatif dan jangan hanya berdiam diri saja membiarkan hal itu terjadi.
Sandiaga juga tidak mempermasalahkan banyaknya para pendukung Ahok yang banyak mengkritik Anies Baswedan (calon gubernur) usai debat dengan Ahok di salah satu stasiun televisi pada Senin (27/3) malam.
"Kami ingin menjadi pemimpin yang bisa mendengar semua lapisan termasuk dari pendukung Ahok. Ini yang diharapkan warga Jakarta, ingin memiliki pemimpin yang merakyat dan saya percaya semua hasilnya nanti itu ditangan Tuhan dan rakyat Jakarta," tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




