Blusukan ke Kembangan Utara, Djarot Didampingi Bupati Kulonprogo
Senin, 3 April 2017 | 19:04 WIB
Jakarta- Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat melakukan blusukan kampanye ditemani Bupati terpilih Kulonprogo, Hasto Wardoyo yang juga merupakan kader dari PDI Perjuangan (PDIP). Djarot bersama Hasto Wardoyo mendatangi Kampung Sawah Witana RT 02 RW 07, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Utara untuk bersilaturahmi dengan warga.
Mantan Wali Kota Blitar ini memperkenalkan Hasto kepada warga Kembangan Utara. "Saya datang bersama dr Hasto Wardoyo. Dia Bupati Kulonprogo, baru terpilih lagi untuk kedua kalinya. Dalam Pilkada serentak tangal 15 Februari lalu, ia mendapatkan 86 persen suara," kata Djarot di lokasi blusukan, Senin (3/4).
Djarot mengungkapkan, kedatangan Hasto ke Jakarta, untuk membantu dirinya dalam masa kampanye putaran kedua. Sudah menjadi ciri khas PDI Perjuangan, untuk saling bantu bila ada kader yang maju menjadi kepala daerah. "Jadi ketika dia mendengar saya mencalonkan diri, ya dia datang membantu saya. Dia ini Bupati terbaik loh dan pernah mendapatkan penghargaan dari Presiden," ujarnya.
Ia mengungkapkan, selain menjabat Bupati Kulonprogo, Hasto berstatus dokter spesialis kandungan. Karena itu, Hasto didaulat memberikan tips kesehatan mengenai pola hidup sehat dan mengantisipasi osteoporosis.
Mendengar Djarot mengatakan dia dokter spesialis kandungan, Hasto langsung bergurau seraya menjawab, "Kalau ada yang tiba-tiba mau melahirkan, datang ke saya saja. Gratis loh," ucapnya sambil tertawa.
Dalam kesempatan itu, Hasto membenarkan kedatangannya ke Jakarta untuk membantu Djarot dalam berkampanye. Selain itu, ia ingin berguru membentuk pasukan oranye di Jakarta. "Saya datang kesini memang mau membantu Pak Djarot. Saya sendiri merasa heran luar biasa melihag Pak Ahok dan Pak Djarot melakukan program yang berani seperti membentuk pasukan oranye. Sehingga Jakarta terlihat bersih dan bagus," katanya.
Ia sendiri ingin sekali membentuk pasukan oranye di Kulonprogo. Namun ia khawatir mekanisme penggajian pasukan oranye yang menggunakan anggaran daerah. Ia takut ke depan ada masalah saat menerapkan program itu. "Saya mau bentuk, terus menggaji pasukan oranye, tapi takut ada masalah ke depan. Jadi saya mau berguru dulu sama Pak Djarot bagaimana membentuk pasukan oranye," ujarnya.
Tak lupa, ia pun meminta warga Kembangan Utara untuk mendoakan dan memilih pasangan calon nomor dua, Ahok dan Djarot. "Bapak dan Ibu doakan Pak Djarot ya," tukasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




