Kunjungi Gebyar Batik Bantul di Mangga Dua Square

Senin, 1 Mei 2017 | 07:20 WIB
H
B
Penulis: Heriyanto | Editor: B1
Pembukaan Gebyar Batik Bantul di Mangga Dua Square, Jakarta
Pembukaan Gebyar Batik Bantul di Mangga Dua Square, Jakarta

Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bantul bekerja sama dengan pengelola Pusat Belanja Mangga Dua Square menggelar Gebyar Batik Bantul yang diikuti puluhan pengrajin batik asal Bantul, daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan yang digelar sejak Sabtu (29/4) hingga Minggu (7/5) dimeriahkan dengan peragaan busana batik serta demo membatik.

Menurut Mulia Budiman selaku Chief Marketing Officer Mangga Dua Square, acara Gebyar Batik Bantul ini diselenggarakan untuk mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan yang berbasis kerajinan batik. Hal ini bisa terwujud dengan mendorong kerja sama saling menguntungkan dengan pemerintah daerah dan para pengrajin batik Bantul. Para pengunjung diharapkan bisa menikmati berbagai karya batik dan langsung menyaksikan cara memproduksi batik.

"Para pengunjung bisa melihat langsung produksi batik yang sudah menjadi tradisi. Kami ingin mendorong kemajuan ekonomi kerakyatan berbasis kerajinan batik," ujar Mulia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (30/4).

Dikatakan, kerja sama dengan para perajin batik Bantul sangat baik mengingat daerah Bantul merupakan daerah penghasil terbesar batik rakyat yang telah diwariskan turun temurun. Sejauh ini Bantul memiliki sekitar 53 motif batik yang memperkaya variasi batik tulis, batik cap, dan kombinasi.

Selama ini, pihaknya telah bekerja sama dengan sentra-sentra pengrajin batik dengan hadirnya Zona Batik Nusantara yang menjual aneka batik dari Pekalongan, Klaten, Sragen dan lainnya termasuk Bantul untuk menggerakan ekonomi kerakyatan.

Bupati Bantul Suharsono mengharapkan Gebyar Batik Bantul itu semakin memperkenalkan batik Bantul secara luas baik nasional maupun internasional yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Acara Gebyar Batik Bantul yang berlangsung hingga 7 Mei 2017, lanjut Suharsono, akan menjadi sentuhan dan daya ungkit sektor ekonomi kreatif kerajinan rakyat di Kabupaten Bantul. "Sehingga batik Bantul akan bisa bersaing dengan daerah lain dan dapat menembus pasar nasional dan bahkan pasar internasional," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon