Gubernur Jambi Selamatkan Bayi dari Kepungan Banjir

Rabu, 14 Juni 2017 | 20:29 WIB
RS
FB
Penulis: Radesman Saragih | Editor: FMB
Gubernur Jambi, Zumi Zola menyelamatkan bayi dan anak-anak dari rumah warga yang terendam banjir di Perumahan Kembar Lestari, Kelurahan Kenalibesar, Kecamatan Alambarajo, Kota Jambi, Rabu (14/6) subuh.
Gubernur Jambi, Zumi Zola menyelamatkan bayi dan anak-anak dari rumah warga yang terendam banjir di Perumahan Kembar Lestari, Kelurahan Kenalibesar, Kecamatan Alambarajo, Kota Jambi, Rabu (14/6) subuh. (Suara Pembaruan/Radesman Saragih)

Jambi - Gubernur Jambi, Zumi Zola menyelamatkan bayi dan anak-anak dari rumah warga yang terendam banjir di Perumahan Kembar Lestari, Kelurahan Kenalibesar, Kecamatan Alambarajo, Kota Jambi, Rabu (14/6) subuh.

Zumi Zola langsung menerobos banjir untuk mengevakuasi bayi dari pangkuan seorang ibu yang terjebak banjir di rumahnya. Setelah itu Zumi Zola juga mengevakuasi seorang anak dari rumah yang terendam banjir di perumahan yang terkepung tersebut.

Zumi Zola seusai mengevakuasi balita dari rumah yang terendam banjir tersebut mengatakan, dia memutuskan mengevakuasi langsung bayi dari rumah yang terendam banjir karena sang ibu bayi tidak mau meninggalkan rumahnya.

Padahal ketinggian banjir yang merendam rumah ibu tersebut sudah mencapai satu meter atau setinggi dada orang dewasa. Ibu tersebut bertahan di rumahnya bersama bayinya karena berharap banjir segera surut. Namun banjir tampak semakin tinggi.

"Ibu ini awalnya tidak mau ke luar dari rumahnya yang terendam banjir. Saya khawatir keselamatan bayinya. Ibu dan bayinya tersebut tak bisa lagi ke luar rumah karena terjebak banjir. Saya langsung masuk ke rumah ibu tersebut mengevakuasi bayinya. Saya pun membujuk si ibu agar keluar dari rumahnya yang terendam banjir,"katanya.

Setelah mengevakuasi bayi tersebut, Zumi Zola juga memeriksa beberapa rumah warga lainnya. Kemudian Dia pun mengevakuasi seorang anak yang terjebak banjir di rumahnya. Sedangkan beberapa warga yang terjebak banjir di rumahnya akhirnya dievakuasi menggunakan perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi.

Tidak Berfungsi
Zumi Zola pada kesempatan tersebut mengatakan, banjir bandang yang melanda beberapa permukiman warga di Kota Jambi dan Kabupaten Muarojambi, Rabu (14/6) subuh hingga siang disebabkan drainase yang tidak berfungsi. Sebagian besar drainase di permukiman tersebut tersumbat akibat tertimbun sampah dan material. Kondisi tersebut membuat luapan air dari daerah yang lebih tinggi tidak mengalir lancar ke Sungai Batanghari, tetapi meluap ke permukiman warga.

"Karena itu warga saya minta kembali agar menghentikan pembuangan sampah ke saluran air dan sungai. Bila saluran air di Kota Jambi tetap dipenuhi sampah maupun material, banjir akan tetap melanda beberapa permukiman di sekitar sungai dan daerah dataran rendah di kota ini," katanya.

Lima Lokasi
Sementara itu hujan lebat yang mengguyur Kota Jambi, Selasa (13/6) malam hingga Rabu (14/6) dini hari menyebabkan ribuan rumah warga di lima permukiman di Kota Jambi terendam banjir. Banjir menyebabkan ratusan keluarga sempat mengungsi. Warga sudah kembali ke rumah masing-masing Rabu sore setelah banjir surut. Permukiman warga yang dilanda banjir tersebut, yaitu Perumahan Kembar Lestari, Arwana, Yeyes Lestari dan Namura Indah.

Kepala BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, Ridwan mengatakan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan pangan dan air bersih kepada para korban banjir. Kemudian petugas kesehatan juga sudah dikerahkan memeriksa kondisi korban banjir di permukiman maupun di tempat pengungsian.

"Warga yang rumahnya terkena banjir tidak ada yang mengalami luka maupun meninggal. Namun aktivitas warga lumpuh karena rumah mereka terendam mulai Rabu subuh hingga siang. Sebagian besar warga sudah kembali ke rumah mereka karena banjir sudah surut,"katanya.

Dikatakan, seorang warga RT 01 Kelurahan Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Yance kehilangan rumahnya akibat hujan deras Selasa malam - Rabu. Rumah Yance yang berada di pinggiran Sungai Batanghari ambruk ke Sungai Batanghari Rabu pagi karena tanah di lokasi rumahnya ambles tersapu banjir. Namun tidak ada anggota keluarga Yance yang menjadi korban.

"Tanda-tanda rumah saya mau roboh sudah terlihat sejak Rabu subuh. Karena itu saya masih sempat mengeluarkan seluruh barang-barang dari rumah. Rumah saya akhirnya roboh ke sungai Rabu pagi sekitar pukul 06.00 WIB," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon