Soal Kunjungan Pansus ke Lapas, Wapres Minta KPK Tak Perlu Khawatir

Jumat, 7 Juli 2017 | 14:06 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ketua Panitia Khusus Angket tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, Agun Gunandjar Sudarsa (tiga dari kiri) menyampaikan hasil kunjungan kerja dengan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan narapidana kasus korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Kamis (6/7).
Ketua Panitia Khusus Angket tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, Agun Gunandjar Sudarsa (tiga dari kiri) menyampaikan hasil kunjungan kerja dengan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan narapidana kasus korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Kamis (6/7). (Suara Pembaruan/Adi Marsiela)

Jakarta- Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menyatakan kunjungan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung merupakan hal wajar. Menurut JK, DPR selaku pembuat Undang-Undang (UU) memiliki hak untuk mengevaluasi kinerja KPK.

"Hak angket itu ya hak DPR untuk mengevaluasi sesuatu. KPK sudah melalui 15 tahun. Tidak salah kalau DPR yang membuat UU untuk KPK mengevaluasi apa yang dia buat UU-nya," kata JK, di Jakarta, Jumat (7/7).

Untuk itu, JK meminta agar KPK maupun publik tidak perlu khawatir soal kunjungan Pansus Hak Angket KPK ke Lapas Sukamiskin sekaligus mendengar keluhan narapidana (napi) kasus korupsi.

"Jangan kalau KPK seperti khawatir, tidak apa-apa. Masyarakat akan mempunyai tanggung jawab prinsip agar KPK diperkuat. Tapi ada hal-hal tertentu dievaluasi. Boleh pembuat UU atas UU yang dibuatnya. Itu wajar-wajar saja," ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan Pansus Hak Angket KPK menggelar rapat di Lapas Sukamiskin, Bandung, pada Jumat (7/7). Selain Sukamiskin, pansus juga berencana mengunjungi Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur. Hal itu dilakukan untuk mendalami proses pemeriksaan dan penyidikan di KPK terhadap para napi kasus korupsi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon