Puradelta Lestari Raih Pendapatan Rp 232 Miliar
Kamis, 27 Juli 2017 | 16:57 WIB
Jakarta- PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), emiten pengelola kawasan terpadu Kota Deltamas di Cikarang hingga semester I-2017 membukukan pendapatan Rp 232 miliar. Kontribusi terbesar adalah penjualan lahan industri sebesar Rp 179 miliar.
"Pendapatan dari penjualan lahan tersebut belum mencakup sebagian besar raihan marketing sales untuk lahan industri sebesar 36 hektare di semester 1 tahun 2017," kata Direktur Independen Puradelta Lestari, Tondy Suwanto dalam keterangannya, Kamis (27/6).
Di tahun 2017, PT Puradelta Lestari menargetkan marketing sales lahan industri sebesar 60 ha. Saat ini ada permintaan lahan industri yang masih dalam proses negosiasi. Perseroan yakin pendapatan di semester kedua tahun 2017 akan lebih tinggi dibandingkan semester pertama. "Perseroan masih memiliki backlog penjualan yang cukup besar untuk dibukukan di semester ke dua tahun ini," jelas Tondy.
Tondy mengatakan, minat investor makin kuat karena investasi infrastruktur perseroan di lokasi strategis dengan akses langsung ke tol Jakarta-Cikampek ini. "Kota Deltamas dilengkapi proyek hunian dan komersial untuk menampung kebutuhan pengguna lahan industri," kata dia.
Sementara dari total pendapatan Rp 232 miliar di semester pertama 2017, kontribusi segmen industri adalah 77,0 persen dari total pendapatan, sedangkan segmen hunian, dan komersial masing-masing adalah 4,4 persen dan 11,6 persen. Di samping itu, segmen rental dan hotel memberikan kontribusi terhadap pendapatan berulang yakni menyumbang 7,1 persen kontribusi terhadap total pendapatan usaha perseroan.
Adapun laba kotor sebesar Rp 162 miliar dengan marjin laba kotor meningkat 9,3 persen dari 60,2 persen di semester pertama tahun 2016 menjadi 69,5 persen di semester pertama tahun 2017. Untuk laba bersih sebesar Rp 121 miliar dengan marjin laba bersih 52,0 persen. Marjin laba bersih di semester pertama tersebut lebih baik dibandingkan dengan marjin laba bersih untuk semester satu di tahun sebelumnya sebesar 49,8 persen.
Dari sisi fundamental, aset perseroan per 30 Juni 2017 tercatat Rp 7,266 triliun dengan kas dan setara kas mencapai Rp 469 miliar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




