Satu Hal Penyebab Perempuan Enggan Berolahraga di Luar Ruangan
Selasa, 24 April 2012 | 20:49 WIB
Masalah tampilan tubuh memengaruhi keputusan untuk berolahraga di luar ruangan.
Malas atau kekurangan motivasi adalah 2 hal yang membuat perempuan enggan berolahraga. Namun, ada masalah lain yang membuat perempuan enggan olahraga: pakaian olahraga.
Keharusan mengenakan pakaian ketat, utamanya dari bahan Lycra membuat perempuan khawatir keluar rumah untuk berolahraga.
Sembilan dari 10 perempuan di atas usia 30 tahun bertarung dengan masalah kepercayaan diri atas bentuk tubuhnya masing-masing. Kesadaran atau tingkat kepercayaan diri ini memengaruhi keputusannya untuk pergi keluar dan berolahraga.
Survei ini menunjukkan, 2 dari 3 perempuan merasa sangat sadar akan bentuk tubuh saat mereka berolahraga di depan publik.
Sebanyak 65 persen responden mengatakan, cenderung tidak mampu bertahan dalam sebuah grup olahraga, sementara nyaris setengahnya merasa mereka akan terlihat konyol di depan orang lain karena tidak bisa mengkoordinasikan tubuhnya.
Enam dari 10 perempuan mengkhawatirkan lemak berlebih, keringat berlebih, atau muka memerah saat berolahraga. Sementara dua per tiga responden berpikir, anggota grup yang sudah hadir terlebih dulu akan enggan menerima dirinya.
Untuk menghindar terlihat di depan umum, lebih dari setengah perempuan mengatakan, lebih memilih berolahraga pagi-pagi sekali atau di tengah malam.
Setengah dari perempuan responden memilih berolahraga di dalam rumah, meski tak akan mendapat dorongan mood karena terjebak di dalam rumah.
Kepala lembaga yang melakukan survei ini, Beth Murphy mengatakan, "Kita semua tahu, berjalan kaki, bersepeda, bahkan berkebun baik untuk kesehatan mental, namun bagi kebanyakan orang, berolahraga di udara luar justru membuat tertekan, terutama jika memiliki kepercayaan diri yang rendah."
Sekitar 90 persen perempuan merasakan hal yang sama.
"Sudah saatnya membicarakan rasa menyenangkan dari usai berolahraga. Kami mendorong perempuan untuk mengambil langkah pertama, undang teman untuk berolahraga di udara luar bersama, dan mulai dukung satu sama lain untuk menjaga kesehatan mental dari berolahraga di luar ruang," saran Murphy.
Malas atau kekurangan motivasi adalah 2 hal yang membuat perempuan enggan berolahraga. Namun, ada masalah lain yang membuat perempuan enggan olahraga: pakaian olahraga.
Keharusan mengenakan pakaian ketat, utamanya dari bahan Lycra membuat perempuan khawatir keluar rumah untuk berolahraga.
Sembilan dari 10 perempuan di atas usia 30 tahun bertarung dengan masalah kepercayaan diri atas bentuk tubuhnya masing-masing. Kesadaran atau tingkat kepercayaan diri ini memengaruhi keputusannya untuk pergi keluar dan berolahraga.
Survei ini menunjukkan, 2 dari 3 perempuan merasa sangat sadar akan bentuk tubuh saat mereka berolahraga di depan publik.
Sebanyak 65 persen responden mengatakan, cenderung tidak mampu bertahan dalam sebuah grup olahraga, sementara nyaris setengahnya merasa mereka akan terlihat konyol di depan orang lain karena tidak bisa mengkoordinasikan tubuhnya.
Enam dari 10 perempuan mengkhawatirkan lemak berlebih, keringat berlebih, atau muka memerah saat berolahraga. Sementara dua per tiga responden berpikir, anggota grup yang sudah hadir terlebih dulu akan enggan menerima dirinya.
Untuk menghindar terlihat di depan umum, lebih dari setengah perempuan mengatakan, lebih memilih berolahraga pagi-pagi sekali atau di tengah malam.
Setengah dari perempuan responden memilih berolahraga di dalam rumah, meski tak akan mendapat dorongan mood karena terjebak di dalam rumah.
Kepala lembaga yang melakukan survei ini, Beth Murphy mengatakan, "Kita semua tahu, berjalan kaki, bersepeda, bahkan berkebun baik untuk kesehatan mental, namun bagi kebanyakan orang, berolahraga di udara luar justru membuat tertekan, terutama jika memiliki kepercayaan diri yang rendah."
Sekitar 90 persen perempuan merasakan hal yang sama.
"Sudah saatnya membicarakan rasa menyenangkan dari usai berolahraga. Kami mendorong perempuan untuk mengambil langkah pertama, undang teman untuk berolahraga di udara luar bersama, dan mulai dukung satu sama lain untuk menjaga kesehatan mental dari berolahraga di luar ruang," saran Murphy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




