Wimbledon Naikkan Uang Hadiah
Rabu, 25 April 2012 | 01:25 WIB
Untuk memenuhi distribusi uang hadiah yang lebih adil, penyelenggara grand slam Wimbledon sepakat menaikkan total hadiah menjadi £16,1 juta (Rp238,858 miliar).
Kenaikan ini dilakukan untuk memenuhi keinginan para pemain yang menginginkan agar pembagian hadiah lebih adil. Dengan nilai hadiah yang lebih tinggi para pemain yang tersingkir lebih awal akan mendapatkan hadiah yang lebih besar dibanding penyelenggaraan di tahun sebelumnya.
Sebelumnya para pemain merasa resah karena terlalu banyak hadiah uang di turnamen besar yang diterima pemain papan atas. Kecemburuan ini mengemuka karena para pemain bintang sering kali menembus babak akhir dan memperoleh bagian yang lebih besar dibanding pemain medioker.
Bahkan di akhir tahun lalu masalah ini disebut-sebut nyaris membuat para pemain membuat aksi mogok. Jika hal ini terjadi bisa menguncang stabilitas dunia tenis.
Menanggapi masalah itu, petinggi All England Club melakukan pembahasan dengan Novak Djokovic, Rafael Nadal, Roger Federer dan Andy Murray, empat pemain teratas di peringkat ATP. Dalam pembicaraan itu dibahas mengenai masalah yang terjadi pada turnamen Indian Wells tahun ini.
Akhirnya diputuskan menaikkan uang hadiah 10 persen, meningkat £1,5 juta dari hadiah tahun 2011.
Pembagian hadiah kini lebih merata ke pemain yang gagal melaju di babak pertama. Hadiah tahun ini bagi mereka yang gugur di babak pertama meningkat 26 persen. Mereka akan mendapatkan £14,5 ribu (Rp215 juta) hanya beberapa jam memerah keringat di The All England Lawn Tennis and Croquet Club.
Bagi petenis yang gugur di babak kedua akan memperoleh £23.125 (Rp343juta) naik 14,9 persen. Sementara bagi petenis yang tersingkir di babak ketiga mendapat £38.785 (Rp575,41juta) meningkat 13,1 persen.
Kenaikan ini dilakukan untuk memenuhi keinginan para pemain yang menginginkan agar pembagian hadiah lebih adil. Dengan nilai hadiah yang lebih tinggi para pemain yang tersingkir lebih awal akan mendapatkan hadiah yang lebih besar dibanding penyelenggaraan di tahun sebelumnya.
Sebelumnya para pemain merasa resah karena terlalu banyak hadiah uang di turnamen besar yang diterima pemain papan atas. Kecemburuan ini mengemuka karena para pemain bintang sering kali menembus babak akhir dan memperoleh bagian yang lebih besar dibanding pemain medioker.
Bahkan di akhir tahun lalu masalah ini disebut-sebut nyaris membuat para pemain membuat aksi mogok. Jika hal ini terjadi bisa menguncang stabilitas dunia tenis.
Menanggapi masalah itu, petinggi All England Club melakukan pembahasan dengan Novak Djokovic, Rafael Nadal, Roger Federer dan Andy Murray, empat pemain teratas di peringkat ATP. Dalam pembicaraan itu dibahas mengenai masalah yang terjadi pada turnamen Indian Wells tahun ini.
Akhirnya diputuskan menaikkan uang hadiah 10 persen, meningkat £1,5 juta dari hadiah tahun 2011.
Pembagian hadiah kini lebih merata ke pemain yang gagal melaju di babak pertama. Hadiah tahun ini bagi mereka yang gugur di babak pertama meningkat 26 persen. Mereka akan mendapatkan £14,5 ribu (Rp215 juta) hanya beberapa jam memerah keringat di The All England Lawn Tennis and Croquet Club.
Bagi petenis yang gugur di babak kedua akan memperoleh £23.125 (Rp343juta) naik 14,9 persen. Sementara bagi petenis yang tersingkir di babak ketiga mendapat £38.785 (Rp575,41juta) meningkat 13,1 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




