Tiga Sekuritas Kumpulkan Mandat IPO Saham 5 Perusahaan
Senin, 9 Oktober 2017 | 08:27 WIB
JAKARTA – Tiga perusahaan sekuritas tengah mempersiapkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham lima perusahaan hingga akhir tahun ini. Pemberkasan persyaratan sedang dilaksanakan dan diharapkan prospektus IPO saham kelima perusahaan tersebut segera dilaksanakan.
Ketiga perusahaan sekuritas tersebut adalah Erdhika Elit Sekuritas dan Lotus Andalan Sekuritas dengan target masing-masing IPO satu emiten dalam waktu dekat. Sedangkan MNC Sekuritas akan menangani IPO saham tiga perusahaan hingga akhir tahun.
Senior Vice President Erdhika Elit Sekuritas Toto Sosiawanto mengatakan, perusahaan menargetkan setidaknya menangani IPO saham 2-3 perusahaan per tahun. "Mandat IPO memang banyak, tetapi prosesnya panjang, sehingga kami perkirakan setidaknya membawa 2-3 perusahaan," ujarnya di Jakarta saat ditemui baru-baru ini.
Di awal tahun, menurut dia, Erdhika Elit Sekuritas telah berhasil menjadi penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) IPO saham dua perusahaan. Sedangkan emiten ketiga IPO saham PT Kapuas Prima Coal direncanakan meluncur pada 16 Oktober 2017.
Perusahaan komoditas batubara tersebut akan melepas sebanyak-banyaknya 550 juta lembar saham biasa atas nama dengan harga penawaran Rp 120-170 per lembar. Sehingga nilai penawaran umum tersebut secara keseluruhan berkisar Rp 66-93,5 miliar.
Sementara itu, Presiden Direktur Lotus Andalan Sekuritas Wientoro Prasetyo mengatakan, pihaknya masih menangani IPO saham satu perusahaan di bidang aquaculture. Saat ini, proses IPO saham perusahaan tersebut masih dalam tahap awal dan belum meregistrasi kepada BEI maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Perusahaan makanan seafood, bukan perikanan ya. Kami selalu mencari perusahaan dengan kapitalisasi kecil dan menengah," ujarnya di tempat terpisah.
Selain IPO, Lotus Andalan Sekuritas akan penjadi penjamin emisi untuk penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue/HMETD).
Wientoro mengaku, hingga sekarang sulit memegang mandate IPO untuk perusahaan dengan kapitalisasi besar karena akan lebih melirik perusahaan sekuritas dengan modal kerja bersih disesuaikan (MKBD).
Sedangkan Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina sebelumnya menyebutkan, pihaknya berharap menangani IPO saham tiga perusahaan lagi hingga akhir tahun. "Tunggu saja tanggal mainnya," imbuhnya, belum lama ini.
Hingga akhir tahun ini, MNC Sekuritas menargetkan penjaminan emisi IPO sebanyak 12 perusahaan. Hingga kuartal I-2017 telah mengantongi tujuh perusahaan, termasuk PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang listing di BEI pada Juni 2017 lalu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




