Video Siswa Dipukuli Viral, Polisi: Lebih Baik Laporkan, Daripada di-Share

Selasa, 7 November 2017 | 19:03 WIB
FA
WP
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: WBP
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. (Istimewa)

Jakarta - Mabes Polri dan jajarannya masih mencari lokasi kejadian tentang video seorang pria dewasa memukul siswa di dalam kelas dengan brutal. Dipastikan video yang viral itu bukan terjadi di SMP di Pangkal Pinang, Kepulauan Riau (Kepri) sebagaimana dugaan sebelumnya.

"Kalau kejadian yang di Pangkal Pinang itu di luar kelas, sementara di video viral itu kan di dalam kelas. Setelah dicek polisi di Bangka Belitung, khususnya di Pangkal Pinang, itu suasana kelasnya beda, tidak ada yang seperti itu di sana," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (7/11).

Setyo memastikan video yang viral tersebut dengan kasus di Pangkal Pinang adalah dua hal berbeda. Menurutnya, kasus di Pangkal Pinang sudah diselesaikan dengan damai, sementara video viral ini yang masih diselidiki lokasi kejadiannya.

"Belum ada konfirmasi (kalau itu di Pontianak). Sudah kita minta pada seluruh Kabid Humas di Polda untuk mengecek konfirmasi ke Direktorat Kriminal Umum dan Polres, Polsek manakala ada yang melapor (tapi masih nihil)," sambungnya.

Setyo berharap jika ada video seperti ini, daripada di upload dan di share— dan jika viral susah untuk dikendalikan dan membuat gaduh— maka lebih baik dilaporkan ke kepolisian terdekat.

"Dengan bukti rekaman itu, maka laporkan ke kepolisian terdekat dan bukan hanya membuat gaduh, tetapi ada penyelesaian yang jelas. Negara kita negara hukum, oleh sebab itu lapor ke kepolisian untuk ditangani secara hukum. Tegakkan hukum," sambungnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon