Premier League
Belum Juara, Mancini Waspada
Senin, 7 Mei 2012 | 11:27 WIB
Menghadapi QPR, Mancini mengaku pasukannya akan menghadapi situasi yang sulit.
Kemenangan 2-0 atas Newcastle United, membuat jarak Manchester City dengan takhta Premier League kian dekat. Peluang terbuka lebar mengingat di laga terakhir mereka "hanya" melawan klub papan bawah Quenns Park Rangers. Laga itu pun akan berlangsung di Etihad, kandang di mana City memiliki rekor tidak pernah kalah.
Namun, sejatinya City belumlah juara. Masih ada ruang untuk kegagalan. Hal inilah yang dicermati Roberto Mancini, manajer City. Karenanya, Mancini tetap memasang kewaspadaan tinggi.
Meski manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson sudah mengatakan bahwa kedua tangan City sudah ada di trofi, Mancini tidak mau terbuai.
"Mungkin kami favorit saat ini. Tapi, dalam satu pertandingan, segalanya masih bisa berubah. Kami harus tetap menjaga konsentrasi, seperti yang sudah dilakukan lima pekan terakhir," kata Mancini.
"Saya senang karena kami ada di puncak. Tapi, itu belum cukup. Jika bermain seperti biasa, saya rasa kami punya peluang besar jadi juara," ujar pelatih yang pernah merumput di Inggris bersama Leicester City itu.
Menghadapi QPR, Mancini mengaku pasukannya akan menghadapi situasi yang sulit. Pasalnya, QPR akan tampil mati-matian untuk bisa bertahan di Premier League.
"Paling tidak, kami tidak lagi tergantung dengan (hasil) Manchseter United lagi. Tidak akan mudah karena QPR berjuang menghindari degradasi. Jika berpikir sudah memenangi liga, itu akan menjadi sebuah kesalahan besar," Mancini melanjutkan.
Kemenangan 2-0 atas Newcastle United, membuat jarak Manchester City dengan takhta Premier League kian dekat. Peluang terbuka lebar mengingat di laga terakhir mereka "hanya" melawan klub papan bawah Quenns Park Rangers. Laga itu pun akan berlangsung di Etihad, kandang di mana City memiliki rekor tidak pernah kalah.
Namun, sejatinya City belumlah juara. Masih ada ruang untuk kegagalan. Hal inilah yang dicermati Roberto Mancini, manajer City. Karenanya, Mancini tetap memasang kewaspadaan tinggi.
Meski manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson sudah mengatakan bahwa kedua tangan City sudah ada di trofi, Mancini tidak mau terbuai.
"Mungkin kami favorit saat ini. Tapi, dalam satu pertandingan, segalanya masih bisa berubah. Kami harus tetap menjaga konsentrasi, seperti yang sudah dilakukan lima pekan terakhir," kata Mancini.
"Saya senang karena kami ada di puncak. Tapi, itu belum cukup. Jika bermain seperti biasa, saya rasa kami punya peluang besar jadi juara," ujar pelatih yang pernah merumput di Inggris bersama Leicester City itu.
Menghadapi QPR, Mancini mengaku pasukannya akan menghadapi situasi yang sulit. Pasalnya, QPR akan tampil mati-matian untuk bisa bertahan di Premier League.
"Paling tidak, kami tidak lagi tergantung dengan (hasil) Manchseter United lagi. Tidak akan mudah karena QPR berjuang menghindari degradasi. Jika berpikir sudah memenangi liga, itu akan menjadi sebuah kesalahan besar," Mancini melanjutkan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




