Duet Purnawirawan TNI dan Polri di Pilgub Jabar, Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan
Minggu, 7 Januari 2018 | 12:27 WIB
Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) akhirnya mengusung pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur sendiri untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Mereka adalah Mayor Jenderal (Purn) TNI Tubagus Hasanuddin dengan Inspektur Jenderal (Pol) Anton Charliyan.
Pasangan itu diumumkan langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di kantor partai di Jalan Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (7/1). Hadir di pengumuman itu para petinggi partai seperti Sekjen Hasto Kristiyanto, Wasekjen Ahmad Basarah dan Utut Adianto, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Dwi Hartono. Para ketua DPP PDIP juga hadir seperti Trimedya Panjaitan, Idham Samawi, Komarudin Watubun, Yanti Sukamdani, Andreas Hugo Pareira, Mindo Sianipar, Hamka Haq, dan Nusyirwan Soedjono.
Megawati mengawali pernyataannya dengan menyebut bahwa dirinya punya perhatian khusus soal isu lingkungan untuk Jawa Barat, yakni soal Citarum dan Ciliwung.
"Ini urusan lingkungan, tetapi saya serahkan kepada siapa? Saya serahkan kepada Ketua DPD PDIP saya di Jawa Barat, Mayjen purnawirawan TNI Tubagus Hasanuddin," kata Megawati.
Diceritakannya, Hasanuddin adalah mantan sekretaris militer saat dirinya menjabat presiden. Sebelum itu, Hasanuddin adalah ajudan Try Sutrisno dan Sekretaris Militer Presiden Habibie.
"Saya jadi presiden, banyak yang minta ganti dia. Karena dibilang dia itu orangnya Pak Habibie. Tetapi saya melihat bahwa dia keren juga. Saya tanya bisa bahasa asing apa tidak? Dia jawab,'siap bisa bahasa Prancis'. Akhirnya saya minta terus bekerja," kata Megawati.
Sosok seperti Hasanuddin, lanjutnya, adalah bukti bahwa tuduhan bahwa dirinya tak suka dengan TNI, salah besar. Menurutnya, ada belasan purnawirawan militer yang berhasil menjadi kepala daerah dari PDI Perjuangan, seperti Sutiyoso, Mardiyanto, Imam Utomo Soeparno, Raden Nana Nuriana, dan Bibit Waluyo.
"Pak TB ini pimpinan Komisi I DPR. Idolanya Letjen Ibrahim Adjie, karena mengerti politik, jenderal yang egaliter dan merakyat," kata Megawati.
Lalu untuk wakil gubernur, Megawati memilih seseorang berlatar belakang perwira Kepolisian.
"Untuk wakilnya, saya jadikan seorang polisi. Irjen (Pol) Anton Charliyan," kata Megawati.
Anton merupakan lulusan akademi Kepolisian dan sudah sempat mengenyam pendidikan di luar negeri. Anton pernah memegang beberapa jabatan di Kepolisian hingga pernah menjabat sebagai kapolda Jawa Barat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




