Evakuasi Ditunda, Keluarga Korban Diminta Tinggalkan Halim

Kamis, 10 Mei 2012 | 20:14 WIB
RB
B
Penulis: Ronna Nirmala/ Whisnu Bagus | Editor: B1
Sejumlah relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) mengamati kawasan Gunung Salak tempat yang diduga jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 milik Rusia di Cipelang, Cijeruk, Bogor, Jabar.FOTO: ANTARA
Sejumlah relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) mengamati kawasan Gunung Salak tempat yang diduga jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 milik Rusia di Cipelang, Cijeruk, Bogor, Jabar.FOTO: ANTARA
Evakuasi dihentikan sementara akibat cuaca buruk, dan dilanjutkan besok pagi. 

Sejumlah keluarga korban penumpang pesawat sukhoi SuperJet100 yang menunggu kabar di Bandara Halim Perdana Kusumah diminta kembali ke kediamannya masing-masing.

Evakuasi dihentikan sementara akibat cuaca buruk, dan dilanjutkan besok pagi. 

"Iya  keluarga sebaiknya pulang dulu, karena proses evakuasi di Bogor juga dihentikan, baru dilanjutkan besok pagi," ujarnya, di  Halim, Jakarta, hari ini.

Sunaryo mengatakan, pihak keluarga dapat kembali ke Halim untuk menunggu hasil pencarian tim gabungan  di Gunung Salak, Bogor besok pada pukul 08.00 WIB.

Mendengar pengumuman tersebut, puluhan keluarga korban berangsur meninggalkan Halim kembali ke  kediamannya masing-masing.

"Iya besok kembali lagi kesini, walaupun saya belum bisa tidur tenang," ungkap keluarga Rossi, salah satu manifest yang berada di dalam pesawat SSJ100 tersebut.

Proses evakuasi pencarian korban dan bangkai pesawat SSJ100 yang diduga menabrak tebing Gunung Salak Bogor dihentikan karena cuaca tidak mendukung.

Tim gabungan SAR, Kepolisian, TNI dan sukarelawan akan melanjutkan pencarian besok pagi.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon