Gelar Rakernas, DPP JATMI Siap Dukung Pemerintahan Jokowi

Jumat, 30 Maret 2018 | 00:44 WIB
YP
B
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: B1
Suasana penutupan muktamar Jatmi, di Pondok Pesantren Tahfidhul Quran AKN Marzuqi Slempung, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah (Jateng).
Suasana penutupan muktamar Jatmi, di Pondok Pesantren Tahfidhul Quran AKN Marzuqi Slempung, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah (Jateng). (Istimewa)

Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Jam'iyyah Ahli Thoriqqoh Mu'tabaroh Indonesia (DPP JATMI) menggelar rapat pleno perdana setelah mukhtamar XI Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an AKN Marzuqi, Selempung, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Menurut Wakil Ketua JATMI Syekh Ki Ageng Ranggasasana Al Mursyid, Rapat pleno kali ini mengumumkan struktur kepengurusan masa khidmat 2018-2023 dan persiapan rapat kerja nasional (rakernas).

"Rapat pleno kali ini untuk ta'aruf antar pengurus pusat JATMI dan menyusun program 100 hari kerja," kata Ranggasasana Al Mursyid di kantor DPP JATMI di Gedung Inkopal Jalan Kramat Raya No. 27C, Jakarta Pusat, RT.3/RW.2, Kramat, Senen, Kota Jakarta Pusat, Kamis (29/3).

Dia menjelaskan jika selain agenda tersebut, rapat pleno kali ini juga akan membahas persiapan rapat kerja nasional (rekernas) yang akan dilakukan tiga bulan ke depan. Menurutnya rapimnas kali ini akan diadakan di Jakarta sebagai pusat pemerintahan, politik dan ekonomi.

"Insya Allah akan diadakan di Jakarta, dibuka oleh Presiden Jokowi. Kemarin beliau berhalangan hadir karena jarak dan kesibukannya sebagai kepala negara. Tapi Insya Allah jika di Jakarta beliau hadir dan membuka Rakernas JATMI supaya para tokoh agama bisa bersinergi dengan pemerintah dalam membangun bangsa Indonesia," ujar dia.

Selain itu, dia juga menegaskan jika JATMI sudah berkomitmen untuk setia dan bersinergi dengan pemerintah yang sah. Sehingga menurut Syekh Ki Ageng Ranggasasana Al Mursyid, JATMI dapat menjadi solusi dari persoalan negara supaya menjadi negara yang aman, damai dan sejahtera.

"Kami sudah menyatakan setia kepada pemerintahan yang sah artinya kami akan bersama-sama memecahkan setiap persoalan yang ada di negara ini. Selain menegakkan UUD 45 dan Pancasila, semua persoalan sudah ada solusinya di alquran dan alhadits sebagai sumber keamanan, kedamaian dan kesejahteraan," tuturnya.

Dia berpesan kepada umat khususnya kaum muslimin untuk bersama-sama mendukung apa yang sudah direncanakan oleh pemerintah dalam membangun Indonesia. Sehingga kata dia, semua program dari pemerintah dapat berjalan secara maksimal dan bermanfaat untuk rakyat.

"Tentunya program kerja JATMI akan selaras dengan pemerintah, sehingga yang tujuannya untuk kemaslahatan umat dapat berjalan dengan maksimal," pungkas dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon