Aksi May Day, Sandiaga Imbau Tidak ke Jakarta

Senin, 30 April 2018 | 13:43 WIB
LT
YD
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: YUD
Ilustrasi ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa
Ilustrasi ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa (TMC Polda Metro Jaya)

Jakarta - Menanggapi aksi buruh yang akan memperingati hari Buruh Internasional atau May Day, Selasa (1/5), Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno mengharapkan para serikat dan federasi buruh tidak melakukan unjuk raja di DKI Jakarta. Sandiaga berharap aksi tersebut dapat dilakukan di luar Jakarta.

"Kita imbau di luar Jakarta, tidak ke Jakarta. Saya imbau yang di Jakarta diarahkan bahwa selebrasi May Day ini dengan meningkatkan produktifitas," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (30/4).

Kendati demikian, Pemprov DKI telah siap dalam menghadapi aksi May Day yang dilakukan para serikat buruh besok, Selasa (1/5). Karena Pemprov DKI bersama dengan aparat kepolisian telah mempersiapkan pengamanan selama sepekan ini.

"Kita sudah lakukan persiapan selama satu minggu terakhir ini. Semoga berlangsung kondusf," ujarnya.

Pemprov DKI sendiri, lanjutnya, terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh. Selain dengan menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI menjadi Rp 3,3 juta per bulan, juga mendorong adanya Kartu Pekerja untuk buruh.

"Hari ini kita juga akan mendorong kartu pekerja. Selama ini serapannya rendah, karena belum tersosialisasi dan belum terdistribusi dengan baik. Jadi kita akan dorong tekan-rekan pekerja yang menerima UMP, bisa menikmati layanan kartu pekerja untuk transportasi gratis dan pangan murah," jelasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon