Revisi Jumlah Atlet, PASI Sumsel Seleksi Ulang

Rabu, 23 Mei 2012 | 09:04 WIB
AA
B
Penulis: Antara/ Arsito | Editor: B1
Pelari nasional Jauhari Johan.
Pelari nasional Jauhari Johan. (JG Photo/Afriadi Hikmal)
PASI Sumsel mengaku tidak mau "semena-mena" terhadap atlet, meskipun sudah mengetahui siapa yang lebih potensial.

Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumatera Selatan (Sumsel) akan menyeleksi kembali atlet Pelatda untuk persiapan menuju PON XVIII Riau, menyusul adanya revisi jumlah peserta dari PB PASI. Demikian diungkapkan oleh Sekretaris Umum Pengprov PASI Sumsel, Zulpaini M Ropi, Rabu (23/5) pagi.

"PB PASI baru-baru ini menyurati bahwa ada pengurangan jumlah jatah PON untuk Sumatera Selatan dan beberapa daerah lain, karena kesalahan teknis dalam perhitungan," ujar Zulpaini di Palembang.

Zulpani pun menjelaskan, semula Sumsel tercatat meraih 19 tiket PON Riau pada ajang pra-kualifikasi atletik, namun setelah direvisi jumlahnya hanya menjadi 15 orang. "Tentunya, kami (kembali harus) melakukan seleksi dan tidak bertindak arogan dengan asal comot saja, karena pencoretan atlet harus ada dasarnya," katanya, tanpa menyebutkan kapan seleksi atlet tersebut akan dilakukan.

Pihaknya kata Zulpani, tidak mau bertindak semena-mena terhadap atlet, meskipun misalnya sudah mengetahui siapa yang lebih potensial. "Semua harus dibuktikan dengan seleksi. Siapa yang siap, artinya dia yang layak turun di PON Riau mendatang," ujarnya.

Sebanyak 19 atlet Pelatda PON atletik Sumsel sendiri sudah menginap di Wisma Atlet dan berlatih di Stadion Atletik Jakabaring dengan bimbingan sejumlah pelatih. "Tempat menginap dan latihan dalam satu kawasan, jadi tidak ada masalah sejauh ini. Malahan kami bersyukur sekali, akhirnya atlet-atlet Sumsel mampu merasakan fasilitas bertaraf internasional itu," ujarnya.

Pada ajang olahraga paling bergengsi di Indonesia ini, PASI Sumsel sendiri masih mengandalkan dua atlet senior, yakni Jauhari Johan (lari jarak jauh) dan Ni Putu Dessy (lompat tinggi galah). Sementara, sejumlah atlet junior juga telah menapaki prestasi nasional, seperti Rio Maholtra (lari gawang 400 meter) dan Dekker Ariandes (lari 800 meter).

KONI Sumsel sendiri menargetkan tiga medali emas dari cabang atletik, dengan jaminan memberikan kesempatan berlatih di Jerman selama dua bulan sejak Juni mendatang. Kesempatan berlatih ke luar negeri itu diberikan, karena atletik dinilai merupakan cabang olahraga andalan Sumsel.

"Kami masih menunggu kepastian keberangkatan atlet ke luar negeri. Jika benar direalisasikan, maka target tiga emas bukan suatu yang mustahil," kata Zulpani pula.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon