Aher Minta Relawan Kawal Suara Jaro Ade-Inggrid Kansil di Pilbup Bogor

Minggu, 1 Juli 2018 | 13:04 WIB
VS
JS
Penulis: Vento Saudale | Editor: JAS
Ahmad Heryawan (ketiga kiri) saat safari politik di Kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu, 30 Juni 2018.
Ahmad Heryawan (ketiga kiri) saat safari politik di Kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu, 30 Juni 2018. (Beritasatu Photo/Vento Saudale)

Bogor - Melihat tipisnya perolehan suara dalam ajang pemilihan bupati (Pilbup) Bogor antara pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan (Hadist) dengan Jaro Ade - Inggrid Kansil (Jadi) disikapi oleh mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan meminta kader dan relawan PKS Kabupaten Bogor mengawal perhitungan manual KPU Kabupaten Bogor.

"Perolehan suara pasangan Jadi harus dikawal real count atau perhitungan nyatanya yang nantinya dilakukan oleh KPU Kabupaten Bogor karena perbedaan perolehan suaranya yang sangat tipis," ujar Ahmad Heryawan di Kantor DPD PKS Kabupaten Bogor Cibinong, Sabtu (30/6) malam.

Aher menerangkan karena telah berjuang sekuat tenaga maka apapun hasil Pemilihan Bupati Bogor jajarannya akan menerima takdir baik itu menang ataupun tidak.

"Kita akan bersikap legawa dan tetap mengangkat kepala ini dengan tegak baik itu menang ataupun tidak karena kami sudah melakukan tugas ini dengan baik. Menang ataupun kalah akan kita lakukan secara terhormat," terangnya.

Aher mengatakan atas nama pribadi, keluarga maupun pengurus mengapresiasi perjuangan para kader PKS yang telah berjuang dalam Pilbup Bogor maupun Pemilihan Gubernur Jawa Barat.

"Saya sangat bangga terhadap kader dan simpatisan PKS yang telah berjuang dan bekerja luar biasa di ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak ini dan berhasil menjadi mesin politik paling canggih. Mesin politik ini akan menjadi dasar dan akan kita rawat agar semakin solid ke depannya," tambah Aher.

Sementara Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor Agus Salim mengaku akan terus memperjuangkan pasangan Jadi yang diusung oleh partainya bersama Golkar, PAN, Demokrat, PKPI, PPP dan Berkarya untuk menjadi bupati -wakil bupati Bogor berikutnya menggantikan Nurhayanti.

Dia melanjutkan sesuai arahan Presiden PKS Sohibul Iman maupun Aher maka jajarannya diminta untuk memperkuat data yaitu formulir C1 dan mengawal proses perhitungan nyata yang dilakukan KPU Kabupaten Bogor pada (4-6/7) mendatang.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon