Seledri dan Peterseli Mampu Melawan Kanker Payudara

Rabu, 30 Mei 2012 | 16:44 WIB
HI
B
Penulis: Huffington Post/ Ririn Indriani | Editor: B1
Daun peterseli yang mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan.
Daun peterseli yang mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan. (Freedigitalphotos)
Senyawa aktif, apigenin yang terkandung di dalamnya dapat memperlambat bahkan menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Peterseli dan seledri yang biasa digunakan sebagai pelengkap atau garnis (hiasan) dalam berbagai jenis masakan, ternyata mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan.

Salah satunya adalah membantu melawan kanker payudara.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Missouri, menunjukkan, bahwa peterseli dan seledri mengandung senyawa aktif, apigenin.

Senyawa yang sebenarnya banyak ditemukan pada buah dan sayuran ini ternyata dapat berkontribusi pada tindakan chemopreventive.

Chemopreventive itu sendiri, kata para peneliti, adalah bahan yang dapat memperlambat atau menghentikan proses karsinogenesis (proses perubahan menjadi kanker), sehingga  dapat menurunkan risiko proses invasi kanker.

Tak heran bila apigenin dikenal sebagai senyawa aktif yang efektif untuk melawan kanker payudara dan beberapa jenis tumor yang berkaitan dengan hormon progestin.

Progestin adalah yang paling umum digunakan untuk kontrasepsi hormonal, dan bermanfaat pula untuk mencegah hiperplasia endometrium (tumbuh secara berlebihan yang bisa mengarah keganasan).

Perlambat Sel Kanker dengan Tiga Cara
Tak hanya itu, progestin juga digunakan untuk mengobati perdarahan uterus disfungsional dan endometriosis, pengobatan paliatif kanker endometrium, karsinoma sel ginjal, kanker payudara,  kanker prostat, dan amenore sekunder -- perempuan usia reproduksi yang pernah mengalami menstruasi, tapi menstruasinya berhenti untuk sedikitnya 3 bulan berturut – turut.

Salman Hyder, profesor biomedis yang juga merupakan salah satu peneliti studi tersebut mengatakan, apigenin dapat memperlambat perkembangan sel kanker payudara dalam tiga cara, yaitu: dengan menginduksi kematian sel, menghambat proliferasi sel, dan dengan mengurangi reaksi gen yang terkait dengan pertumbuhan kanker.

Ia menambahkan, bahwa selama tes yang dilakukan pada tikus, diketahui bahwa asupan apigenin memicu penyempitan pembuluh darah yang berfungsi untuk memberi makan sel kanker. “Kalau pembukuhnya menyempit, berarti aliran nutrisi jadi terbatas. Ini juga secara otomatis akan memblokir penyebaran sel tumor dan kanker,” kata para peneliti yang mempublikasikan penelitian nya dalam Hormone dan Cancer Journal.

Ahli gizi dari Asosiasi Kedokteran Naturopati, Amerika Serikat, Dr Denice Moffat, mengatakan, sebenarnya ada tujuh tanaman yang dikenal berkhasiat untuk pengobatan alternatif di dunia, seperti peterseli dan seledri.

Selain kedua herbal tersebut, ada juga jahe, oregano, kayu manis, kunyit, sage, dan bubuk cabai yang berkhasiat bagi kesehatan manusia. Peterseli dan seledri diketahui kaya akan nutrisi. Selain itu, keduanya juga mengandung zat besi, kalsium, protein, asam folat, betakarotin, klorofil, zat antioksidan, antibakteri, dan vitamin A, B12, dan C.

Manfaat kesehatan dari peterseli dan seledri, tak hanya untuk melawan kanker, tapi juga mampu mengobati berbagai keluhan lainnya seperti anemia, gangguan pencernaan, penyakit hati, tekanan darah tinggi, kolesterol, ginjal, paru-paru, gangguan hormonal atau menstruasi wanita, gangguan penglihatan, batuk, demam, dan mampu menyingkirkan bau mulut.

Tak hanya itu, Peterseli dan seledri juga dikenal sebagai tanaman yang dapat mengobati infeksi kandung kemih. Nah untuk mengonsumsinya, Anda dapat mencoba dengan mencampur secara langsung ke dalam piring makan atau jus buah.

Sedangkan untuk terapi medis, peterseli dan seledri bisa direbus dengan air hingga mendidih. Namun, disarankan untuk tidak mengonsumsi peterseli da seledri berlebihan karena kandungan minyaknya adalah racun. “Ibu hamil dan menyusui juga tidak boleh mengonsumsinya,” jelas Moffat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon