Megawati Instruksikan Kader PDI-P Bantu Korban Bencana di Sulteng

Sabtu, 29 September 2018 | 20:52 WIB
MS
BW
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: BW
Warga mengungsi di halaman Bandara Mutiara Sis Al Jufri di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu 29 September 2018.
Warga mengungsi di halaman Bandara Mutiara Sis Al Jufri di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu 29 September 2018. (Antara)

Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepada seluruh kader partai untuk bergotong royong dan berbela rasa, serta aktif membantu rakyat yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng)

"Ibu Megawati Soekarnoputri langsung memerintahkan DPD Sulawesi Selatan untuk mengirim Tim Badan Penanggulangan Bencana, atau Baguna, PDIP ke lokasi bencana," ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Sabtu (29/9).

‎Demikian halnya Baguna Pusat, akan segera berangkat ke Palu guna memimpin solidaritas kemanusiaan untuk membantu rakyat yang menjadi korban.

Kata Hasto, Megawati juga berpesan agar skala prioritas ditujukan pada korban dan sekaligus bantuan ke ibu-ibu dan anak-anak.

"Kami diminta membawa makanan untuk anak-anak, kebutuhan khusus perempuan dan galang solidaritas kemanusiaan yang melibatkan seluruh DPD partai se- Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan PDI-P dengan Baguna yang sudah dilatih secara khusus oleh Basarnas itu, tidak lain untuk membumikan semangat 'menangis dan tertawa' bersama rakyat.

Terhadap berbagai kegiatan kampanye yang saat ini sedang dilakukan, Hasto menegaskan agar skala prioritas saat ini adalah membantu pemerintah dan bergotong royong dengan seluruh komponen masyarakat.

Semuanya diminta untuk berbela rasa dengan melakukan tindakan kemanusiaan nyata guna membantu masyarakat di Donggala dan Palu.

Pada kesempatan itu, Hasto menyatakan pihaknya meyakini bahwa Presiden Jokowi akan bertindak cepat dan memimpin secara langsung gerakan solidaritas kemanusiaan tersebut.

"Terima kasih kepada aparat TNI, Polri, dan seluruh masyarakat atas kerja kemanusiaan yang dilakukan. Semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan sangat penting sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa," kata ‎Hasto Kristiyanto.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon