Pembangunan Tiga Rusun Dialokasikan Kembali di APBD DKI 2019
Selasa, 2 Oktober 2018 | 16:32 WIB
Jakarta - Sempat dibatalkan tahun ini, anggaran pembangunan tiga rumah susun sederhana sewa (rusunawa) akan kembali dialokasikan ke dalam APBD DKI 2019.
Tiga rusun itu yakni Rusun Jalan Inspeksi BKT di Kelurahan Ujung Menteng, Rusun PIK Pulogadung, dan revitalisasi pembangunan Rusun Karang Anyar di Jakarta Pusat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Meli Budiastuti mengatakan, pembangunan tiga rusun itu akan dilakukan tahun depan dengan skema multi-years atau tahun jamak.
"Iya, dianggarkan lagi dalam APBD 2019, tiga lokasi yang kemarin kita matikan," kata Meli di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (2/10).
Untuk Rusun Karang Anyar, sebelum dilakukan revitalisasi, bangunan lama rusun tersebut telah dihapus dari aset Pemprov DKI Jakarta oleh Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD). Bangunan lama rusun itu mulai dibongkar pada September lalu.
"Bangunan Rusun Karang Anyar yang lama pada September ini sudah mulai melakukan pembongkaran oleh BPAD. Proses (penghapusan aset) itu sudah, tinggal pembongkaran bangunannya dilaksanakan oleh BPAD," ujarnya.
Meli menjelaskan anggaran pembangunan tiga unit rusun senilai Rp 712 miliar itu dicoret dalam pembahasan APBD Perubahan 2018 karena tidak mungkin dibangun dalam satu tahun anggaran. Anggaran yang dicoret itu kemudian dialihkan untuk pembebasan lahan dalam APBD Perubahan DKI.
"Anggaran Rp 712 miliar itu, diminta DPRD untuk dimasukan ke pembebasan (lahan). Kemudian anggaran tersebut ditambah menjadi Rp 762 miliar. Jadi, sebetulnya plus-pluslah istilahnya, karena DPRD tidak mau pengembalian itu akhirnya mengurangi APBD murni kita," jelasnya.
Agar pembangunan tiga rusun tersebut bisa siap dilakukan pada tahun depan, pihaknya sudah membuat surat ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Dan Bappeda sudah membuat surat ke Gubernur DKI untuk meminta persetujuan kepada DPRD DKI.
"Pak Gubernur juga sudah (bersurat) kepada DPRD. Sekarang kan tinggal proses pansus di DPRD DKI dan pembahasan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) 2019. Ya kita menunggu saja nanti prosesnya," paparnya.
Dengan adanya persetujuan dari Bappeda dan Gubernur DKI, Meli sendiri optimistis tiga pembangunan rusun ini akan selesai. "Insha Allah selesai," tukasnya.
Ditambahkannya, tahun ini tidak ada pembangunan rusun baru sama sekali. Karena itu, tahun ini, pihaknya fokus untuk mengisi hunian rusun di 13 lokasi yang memiliki hunian seanyak 9.430 unit.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




