Tak Mau Reskrim Ditarget Setoran, Komjen Arief Kenang Masa Lalu

Kamis, 18 Oktober 2018 | 20:05 WIB
FA
JS
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: JAS
Kabareskrim Polri, Komjen Arief Sulistyanto, saat memberikan arahan kepada personel Polda DI Yogyakarta.
Kabareskrim Polri, Komjen Arief Sulistyanto, saat memberikan arahan kepada personel Polda DI Yogyakarta. (Beritasatu Photo)

Yogyakarta - Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto tidak ingin jajaran reskrim ditarget oleh hal non-pekerjaan oleh pimpinan.

Pasalnya gara-gara target semacam inilah maka penyidik reskrim kemudian tidak fokus dengan pekerjaannya dan malah memeras dari kasus yang mereka tangani.

"Saya akan menjaga kalian dan saya akan di depan kalian. Namun ini (minta setoran) saya yakin tidak akan terjadi di Polda DIY karena Kapoldanya (Brigjen Ahmad Dofiri) lurus," kata Arief di Yogyakarta, Kamis (17/10).

Arief lalu menceritakan jika pada tahun 1998 lalu dirinya menjabat Kapolsek Pasar Minggu sementara Dofiri Kapolsek Kebayoran Baru, dan Brigjen Aris Budiman Kapolsek Tebet.

Aris adalah mantan Dirdik KPK yang kini berdinas di SSDM Polri. Ketiga posisi itu di bawah Polres Jakarta Selatan yang membawahi beberapa kantor strategis seperti Mabes Polri dan pusat perbelanjaan.

"Saat kerusuhan tahun 1998, Polsek mendapat BKO pasukan (Brimob) dan yang dipikirkan adalah bagaimana memberi mereka ini makan. Ada inisiatif Kapolres, Kapolsek, bisa pinjam dana talangan," kenangnya.

Tiap Polsek bisa mengambil Rp 25 juta namun jika diambil mereka hanya mendapat Rp 20 juta alias dipotong Rp 5 juta dan harus mengembalikan Rp 25 juta.

Mereka bertiga kompak menolak praktik oleh pimpinan seperti ini dan dijadikan salah satu contoh praktik pimpinan yang tidak benar di masa lalu.

Arief saat itu berbicara di depan sekitar 500 jajaran Reserse Polda DIY. "Tapi kalau kalian main-main, daripada kalian ditangkap orang lain, oleh KPK, oleh saber pungli, ya saya izin kapolda, kalian akan saya tangkap sendiri. Catat nomor HP saya dan silakan kalau mau lapor tetapi jangan fitnah," imbuh Arief yang menegaskan dia tidak akan minta beban kecuali soal kerjaan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon