Siberkreasi Ajak Warganet Manfaatkan Medsos dengan Bijak
Minggu, 9 Desember 2018 | 21:46 WIBJakarta - Gerakan Literasi Digital (Siberkreasi) yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menggelar acara edukasi bertajuk "Make Social Media Fun Again" di Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (9/12). Acara ini, bertujuan untuk mengajak warganet atau netizen memanfaatkan media sosial (Medsos) dengan bijak.
Dirjen Komunikasi dan Informasi Publik Kemkominfo, Niken Widyastuti, mengatakan, pihaknya mengajak masyarakat untuk bermedia sosial secara bijak dengan tidak menyebar berita hoax dan menebar kebencian.
"Bagi mereka yang menyebar berita hoax, bohong dan ujaran kebencian, akan dikenai pasal UU ITE dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 750 juta," kata Niken di sela acara.
Niken menambahkan, jika masyarakat menemukan konten negatif, hoax, fake news dan ujaran kebencian, bisa melakukan aduan ke aduancontent.id. "Caring sebelum sharing," paparnya.
Menurut Niken, jika ada aduan tentang konten negatif, pihaknya hanya bisa melakukan pemblokiran konten. Untuk penindakan konten sendiri, dilakukan oleh polisi siber Indonesia. Pihaknya mengingatkan, rekam digital tidak akan hilang. Meski telah menghapus percakapan atau share dari akun WhatsApp (WA). "Hal itu karena yang hilang hanya pada layar. Namun, rekaman digitalnya masih ada," tegasnya.
Cameo Project, kreator fun campaign Jakarta, yang diwakili Andri Ganda, Ibob Tarigan, dan Steve Pattinama memberikan tips bermedia sosial yang sehat. Menurut mereka, jika melihat postingan kontroversial, jangan buru-buru bereaksi. Jika melihat berita-berita kontroversial tak perlu di-like, di-share atau dikomentari.
"Sebab, hal itu justru akan membuat berita tersebut semakin menyebar dan justru menjadi top rating," tegas ketiganya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




