Pecatur RI Berpeluang Lolos ke Piala Dunia Catur 2019

Selasa, 18 Desember 2018 | 21:36 WIB
HK
B
Penulis: Harso Kurniawan | Editor: B1
GM Susanto Megaranto menghadapi GM Jumbayev Rinat dari Kazakhtan yang memiliki rating 2.602 pada ajang Asian Continental Chess Championship di Makati, Filipina.
GM Susanto Megaranto menghadapi GM Jumbayev Rinat dari Kazakhtan yang memiliki rating 2.602 pada ajang Asian Continental Chess Championship di Makati, Filipina. (istimewa)

Makati - GM Susanto Megaranto berpeluang masuk lima besar dalam ajang Asian Continental Chess Championship di Makati, Filipina, yang berlangsung hingga 19 Desember mendatang. Ajang ini membuka peluang bagi lima orang pecatur pria dan satu orang pecatur wanita terbaik untuk mendapatkan tiket ke Piala Dunia Catur 2019.

"Pertandingan terakhir Susanto di babak kedelapan berakhir remis. Apabila pada babak terakhir (kesembilan) memperoleh kemenangan, kemungkinan besar Susanto bisa mendapatkan tiket untuk menuju Piala Dunia Catur," ujar Kristianus Liem, kapten tim Indonesia pada ajang Asian Continental Chess Championship dalam keterangan resmi, Selasa (18/12).

Menurut Kris, peluang tersebut kembali terbuka setelah dari empat babak terakhir, tim Indonesia mampu mendapatkan 2,5 poin hasil tiga kali seri dari Juara Dunia Catur Junior 2018 GM Parham Maghsoodloo (2.688, Iran), GM Abhijit Kunte (2.469, India), GM Ni Hua (2.653, Tiongkok) dan sekali menang atas GM Lu Shanglei (2.636, Tiongkok) sehingga membukukan lima poin dari delapan babak.

"Susanto membutuhkan sekali menang untuk bisa naik peringkat ke lima besar. Saat ini, pimpinan klasemen sementara diduduki sekondan mantan juara dunia Viswanathan Anand, yaitu GM Surya Shekhar Ganguly (2.621, India) dan GM Wei Yi serta GM Tabatabatei dengan enam angka," imbu dia.

Menurut Kris, perjuangan pecatur dari Japfa Chess Club pada babak terakhir cukup menantang. Pasalnya, pada babak terakhir, GM Susanto harus berhadapan dengan GM Jumbayev Rinat dari Kazakhtan yang memiliki rating 2.602.

"Tentunya peluang apapun bisa terjadi. GM Susanto memiliki keunggulan dalam bermain strategi dan pembukaan yang cukup baik. Tim Indonesia tetap optimistis dan berfokus untuk mendorong yang unggul di babak terakhir," kata dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon