Aplikasi Ajaib Mudahkan Kelas Menengah dan Milenial Berinvestasi

Selasa, 8 Januari 2019 | 11:23 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Aplikasi Ajaib menawarkan kemudahan bagi kalangan milenial berinvestasi.
Aplikasi Ajaib menawarkan kemudahan bagi kalangan milenial berinvestasi. (Beritasatu Photo)

Jakarta - Investasi merupakan salah satu faktor yang mampu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sebuah negara. Sayangnya, saat ini hanya sekitar 0,4 persen atau 1 juta dari 260 juta penduduk Indonesia yang sudah berinvestasi. Angka tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga seperti Thailand, yang berada pada persentase sebasar 6 persen, India 7 persen dan Tiongkok 9 persen.

Hal ini terjadi karena masih banyak hambatan untuk melakukan investasi, sarana mencari informasi, dan minimnya solusi tentang kemudahan investasi untuk melayani populasi kelas menengah. Pada sisi lain, solusi dan informasi tentang investasi yang mudah diakses membutuhkan waktu dan upaya untuk mempelajari dan memahaminya.

Bagi generasi milenial dan menengah, mereka tidak memiliki waktu untuk secara aktif mengikuti pasar dan tidak memiliki gambaran kemana mereka harus meminta saran tentang investasi.

Ajaib sebagai aplikasi smart online investment hadir untuk menyelesaikan masalah tersebut. Perusahaan yang lahir dari inkubator startup Y Combinator (YC) ini resmi meluncur pada awal Januari 2019.

Aplikasi ini memungkinkan penggunanya berinvestasi dengan percaya diri melalui portofolio yang terdiversifikasi. Misi Ajaib adalah membuka akses selebar-lebarnya ke investasi yang lebih dipersonalisasi lagi bagi masyarakat Indonesia. Mengingat hanya 0,4 persen dari penduduk Indonesia yang sudah berinvestasi.

CEO dan co-founder Ajaib, Anderson Sumarli, mengatakan, Ajaib adalah startup yang berbasis di Jakarta, dengan pendanaan US$ 2,1 juta dari Y Combinator, SoftBank Ventures dan mantan partner Sequoia.

"Saya adalah salah satu dari orang-orang yang ingin berinvestasi tetapi tidak memiliki waktu untuk mengikuti perubahan pasar. Hal ini dialami juga oleh teman-teman saya, sehingga Ajaib adalah solusi bagi kita semua," kata Anderson, Senin (8/1).

Menurutnya, aplikasi smart online investment ini memberikan saran dan memungkinkan orang berinvestasi menggunakan aplikasi mobile dalam empat langkah mudah, diantaranya beberapa pertanyaan untuk mendapatkan profil investor berdasarkan data algoritma dan saran para ahli, dapatkan portofolio pribadi berdasarkan profil pengguna, membuat akun hanya dalam waktu satu menit tanpa dokumen fisik, serta memantau investasi secara otomatis.

"Keunggulan dari Ajaib adalah kami menggabungkan teknologi dan keahlian manusia," imbuh Anderson yang merupakan mantan konsultan Boston Consulting Group (BCG) sekaligus mantan ahli data di IBM.

Hebatnya lagi, aplikasi ini tidak mengenakan biaya atas layanannya, baik untuk pembuatan akun, pembelian, penjualan, maupun biaya switching. Aplikasi ini juga telah memiliki lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan bermitra dengan sejumlah bank serta fund managers berpengalaman dalam investasi.

Chief Marketing Officer Ajaib, Yada Piyajomkwan, menambahkan, pihaknya memiliki ambisi untuk mencakup pasar Asia Tenggara dengan mengincar 650 juta orang, di mana masih begitu banyak masyarakat yang kekurangan akses ke layanan konvensional.

"Inklusi keuangan bukan hanya orang yang memiliki rekening bank saja. Ini meluas ke orang-orang yang memiliki investasi. Salah satu tujuan inklusi keuangan adalah untuk membuat orang menabung dan berinvestasi. Artinya, ada ekspansi geografis di masa depan," kata mantan konsultan McKinsey ini.

Yada menambahkan, visi pihaknya adalah lingkup regional. "Kami pikir, masalah ini cukup umum di seluruh wilayah. Namun, dalam jangka pendek dan menengah, kami akan fokus pada Indonesia terlebih dahulu," tukas peraih gelar MBA dari Stanford University (Fulbright Scholar) tersebut.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon