Equestrian Jakarta Akan Dikembangkan Jadi Kompleks Sentra Primer

Minggu, 27 Januari 2019 | 14:51 WIB
CF
JS
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: JAS
Area outdoor Jakarta International Equestrian Park yang akan dikembangkan menjadi kawasan area sentra primer berkonsep lifestyle, Minggu, 27 Januari 2019.
Area outdoor Jakarta International Equestrian Park yang akan dikembangkan menjadi kawasan area sentra primer berkonsep lifestyle, Minggu, 27 Januari 2019. (Beritasatu Photo/Carlos Roy Fajarta Barus)

Jakarta - Jakarta International Equestrian Park (JIEP) akan dikembangkan menjadi komplek gaya hidup yang dilengkapi dengan pusat perbelanjaan modern, apartemen mid high, serta pusat sentra primer layaknya SCBD.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Pulomas Jaya, Yudha Ketaren saat pelaksanaan kegiatan pameran lukisan, kerajinan tangan, dan penampilan pentas seni anak-anak berkebutuhan khusus (autis), Minggu (27/1).

"Kita ingin menjadikan area Equestrian ini menjadi ikon dari kawasan ekosistem lifestyle mulai dari perkantoran, komersial, high rise building, dan perumahan elite yang saat ini sedang kita terus matangkan grand plan-nya," ujar Yudha.

Untuk itu, pihaknya sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Pembangunan Jaya dan PT Wika untuk mengembangkan luas area lahan yang belum digunakan seluas 100 hektare dari total 350 hektare yang ada.

"Perizinan dan Pergub Zonasi kita sedang usulkan ke Pemprov DKI. Jika disetujui baru kami akan sampaikan ke DPRD. Sehingga kawasan ini bisa menjadi kawasan yang dibanggakan oleh masyarakat Jakarta," tambahnya.

Ia menambahkan juga akan membangun apartemen dengan konsep smart apartment yang segala sesuatunya bisa dikendalikan melalui smartphone. Peletakan batu pertama bangunan ini rencananya dilakukan pada akhir tahun Desember 2019.

"DP 0 Rupiah belum bisa di sini, karena harga tanah di sini per meter sudah Rp 15 juta. Kalau DP 0 Rupiah nanti akan kita carikan lokasinya di kisaran tanah yang masih seharga Rp 7-8 juta per meter," lanjut Yudha.

Pihaknya juga akan membuat Water Theme Park dan melaksanakan berbagai event berkuda dan cabang olahraga lainnya untuk mengadakan event di Jakarta International Equestrian Park untuk menutupi biaya operasional kawasan berkuda itu.

"Tahun ini kita targetkan pemasukan Rp 20 miliar untuk menutupi biaya perawatan yang mencapai Rp 10 miliar per tahun. Kami juga akan mengundang para buruh untuk bisa datang ke venue kami saat perhelatan FEI World Equestrian Games Februari nanti di Hong Kong," tandasnya. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon