Warga Muara Gembong Miliki Jembatan Jokowi

Kamis, 31 Januari 2019 | 12:30 WIB
MN
BW
Penulis: Mikael Niman | Editor: BW
Warga Muara Gembong kini mempunyai jembatan baru, yaitu Jembata?n Jokowi. Jembatan dibangun sebagai akses baru menuju tambak udang di Desa Pantai Bakti, Kabupaten Bekasi, Rabu (30/1/2019).
Warga Muara Gembong kini mempunyai jembatan baru, yaitu Jembata?n Jokowi. Jembatan dibangun sebagai akses baru menuju tambak udang di Desa Pantai Bakti, Kabupaten Bekasi, Rabu (30/1/2019). (Suara Pembaruan/Mikael Niman)

Jakarta, Beritasatu.com- Masyarakat Muara Gembong kini memiliki akses baru, yakni Jembatan Jokowi yang melintas di atas Sungai Citarum‎. Jembatan penghubung antara Desa Pantai Mekar menuju ke Desa Pantai Bakti ini, dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) atas permintaan warga saat kunjungan kerja pertama kalinya Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada November 2017 lalu.

"Kami sudah punya tujuh presiden, tetapi baru di zaman Pak Jokowi, daerah kami dibangu‎n jembatan. Warga di sini memberi nama Jembatan Jokowi karena dibangun di era dia dan kami merasa diperhatikan oleh pemerintah," ujar warga Desa Pantai Mekar, Sam An (46), kepada beritasatu.com, Rabu (30/1).

Dia mengatakan, sebelum ada Jembatan Jokowi, akses jalan menuju ke Desa Pantai Bakti, warga harus melintasi jembatan gantung. Jembatan ini terbuat dari papan kayu yang digantung dengan sling baja yang berjarak sekitar 100 meter dari Jembatan Jokowi.

Jembatan gantung ini hanya bisa dilintasi motor secara bergantian, karena kecil‎. Akses untuk kendaraan mobil menuju ke Desa Pantai Bakti tidak ada, karena terhalang Sungai Citarum. Hasil panen tambak udang harus dibawa mengendarai sepeda motor melintasi jembatan gantung, yang jaraknya lebih jauh.

Kini, dengan adanya Jembatan Jokowi, para petambak udang bisa mengangkut hasil panennya menggu‎nakan truk, yang parkir di dalam tambak. Satu tambak dengan luas sekitar satu hektare dapat menghasilkan udang hingga 3 ton sekali panen. Para petambak dapat menjual hasil panen dengan cepat dan lebih segar karena memiliki akses jembatan tersebut.

Menteri Pupera Basuki Hadimuljono mengatakan, dibangunnya jembatan ini sebagai jalan produksi untuk mengangkut hasil panen udang.

"Beliau (Jokowi) memerintahkan untuk membangun dengan jembatan rangka baja ini dengan bentangan 80 meter‎ dengan biaya Rp 29 miliar, dibangun 2018," ujar Basuki Hadimuljono.

Dia menjelaskan, jembatan baru ini dijadikan sebagai jalan produksi para petambak udang dan akan dibangun jalan hingga menuju ke Pantai Beting, lokasi wisata di Muara Gembong.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon