Moeldoko: Negara Demokrasi Tak Berarti Bersuara Semaunya
Kamis, 7 Maret 2019 | 23:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Terkait kasus penangkapan Robertus Robet, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai tidak semua orang asal-asalan menyampaikan aspirasi.
"Negara ini demokrasi. Tapi bukan berarti semua orang semaunya menyampaikan sesuatu," jelas mantan Panglima TNI Moeldoko di Jakarta, Kamis (7/3/2019).
Menurut Moeldoko, penyampaikan aspirasi tetap harus dalam koridor yang telah diatur dalam undang-undang. "Demokrasi harus diperkuat instrumen perundang-undangan. Begitu keluar dari undang-undang, semprit," kata Moeldoko.
Meski begitu Moeldoko mengaku belum mengetahui detail penangkapan terhadap aktivis dan pengajar Universitas Negeri Jakarta tersebut.
Lihat video:
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




