Moeldoko: Negara Demokrasi Tak Berarti Bersuara Semaunya

Kamis, 7 Maret 2019 | 23:40 WIB
AS
SA
Penulis: Ahmad Salman | Editor: SLA
Moeldoko: Negara Demokrasi Tak Berarti Bersuara Semaunya
Moeldoko: Negara Demokrasi Tak Berarti Bersuara Semaunya (Youtube.com/BeritaSatu/BSTV)

Jakarta, Beritasatu.com - Terkait kasus penangkapan Robertus Robet, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai tidak semua orang asal-asalan menyampaikan aspirasi.

"Negara ini demokrasi. Tapi bukan berarti semua orang semaunya menyampaikan sesuatu," jelas mantan Panglima TNI Moeldoko di Jakarta, Kamis (7/3/2019).

Menurut Moeldoko, penyampaikan aspirasi tetap harus dalam koridor yang telah diatur dalam undang-undang. "Demokrasi harus diperkuat instrumen perundang-undangan. Begitu keluar dari undang-undang, semprit," kata Moeldoko.

Meski begitu Moeldoko mengaku belum mengetahui detail penangkapan terhadap aktivis dan pengajar Universitas Negeri Jakarta tersebut.

Lihat video: 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon