Keyakinan Sulit Diubah, Istri Terduga Teroris Nekat Ledakan Bom Bunuh Diri

Rabu, 13 Maret 2019 | 22:42 WIB
OM
B
Penulis: Oktaviana Maria | Editor: B1
Dalam upaya deradikalisasi diperlukan satu kesatuan melibatkan banyak pihak.
Dalam upaya deradikalisasi diperlukan satu kesatuan melibatkan banyak pihak.

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto menyebutkan upaya negosiasi polisi dengan istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah gagal karena masalah paham atau keyakinan yang sulit diubah. Menurut Wawan, istri dari Husain berpegang teguh pada paham yang diyakininya sehingga nekat meledakkan diri bersama dua anaknya.

Diberitakan sebelumnya, istri dan dua anak dari terduga teroris Husain tewas setelah melakukan bom bunuh diri di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (13/3/2019).

"Kalau penanganan di lapangan seperti seorang istri yang sudah didekati dan ditelpon, ternyata dia lebih memilih meledakkan diri. Ini merupakan masalah kepercayaan" ujar Wawan di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Wawan menjelaskan memang untuk mendekati para teroris perlu proses yang panjang. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu dengan pendekatan humanis. Kendati demikian, beberapa teroris tidak bisa ditangani dengan pendekatan humanis ini.

"Ada yang dengan pendekatan humanis, mereka terbuka namun ada yang tetap ngotot" pungkas Wawan.

Lihat Video:



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon