Electric Burma
Suu Kyi Bertemu Bono di Forum Oslo
Senin, 18 Juni 2012 | 18:37 WIB
Dalam tur keliling Eropa, Suu Kyi mendapat perlakuan selayaknya bintang
Ikon demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi bertemu dengan salah satu pengagumnya, Bono, yang merupakan aktivis perdamaian dan bintang musik rock U2.
Bono bahkan menulis lagu khusus tentang Suu Kyi.
Dalam tur keliling Eropa, Suu Kyi mendapat perlakuan selayaknya bintang. Dia bergabung dengan penyanyi asal Irlandia dan 100 tamu lainnya dalam acara tahunan Oslo Forum.
Setelah melakukan pembicaraan, Bono memberikan Suu Kyi tumpangan ke Dublin menggunakan pesawat pribadinya.
Di Dublin akan diselenggarakan konser Electric Burma, yang diorganisir Amnesty International.
"Sangat jarang melihat kemenangan terhadap militer, dan ini akan menjadi kebisingan yang menyenangkan," kata Bono dalam website U2.
"Perjuangan dan keberanian Aung San Suu Kyi memberikan arahan demokrasi di dunia," kata aktivis hak-hak asasi global, yang mendedikasikan lagu berjudul Walk On kepada Suu Kyi.
Secara emosional Suu Kyi menyampaikan pidato penerimaan Nobel di Balaikota Oslo pada hari Sabtu. Penghargaan yang seharusnya diterima lebih dari dua dekade lampau.
Suu Kyi tidak bisa menerima penghargaan pada tahun 1991, karena berada dalam tahanan rumah, dan jika pergi keluar negeri, saat itu, dikhawatirkan tidak akan diizinkan kembali ke Myanmar.
Suu Kyi dan Bono bergabung dengan pembicara lainnya di Losby Gods, tempat peristirahatan diluar kota Oslo.
Mereka akan mendiskusikan peran dialog dalam transisi, dengan fokus terhadap perubahan di Myanmar dan negara-negara yang terkena Arab Spring.
Diantara para tamu yang hadir itu adalah Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt, menteri Industri Myanmar U Soe Thane, presiden lembaga think tank International Crisis Group Louise Arbour, yang juga mantan kepala bidang masalah hak asasi manusia di PBB.
Sementara itu konser di Dublin akan menampilkan pula Benin, Angelique Kidjo, Lupe Fiasco, Bob Geldoft dan Vanessa redgrave.
Konser itu diperkirakan akan dihadiri sekitar lima ribu orang, akan menyanyikan lagu ulang tahun untuk Suu Kyi, yang merayakan hari jadi ke 67.
Keesokkan harinya Suu Kyi akan mengakhiri tur Eropa di rumah keluarga di Inggris.
Di Swiss dan Norwegia, Suu Kyi mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat terhadapnya, dan mengatakan ada orang lain yang melakukan lebih banyak pengorbanan dibanding dirinya.
Suu Kyi mendapat pendidikan di Oxford, adalah putri dari pahlawan kemerdekaan Myanmar.
Ikon demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi bertemu dengan salah satu pengagumnya, Bono, yang merupakan aktivis perdamaian dan bintang musik rock U2.
Bono bahkan menulis lagu khusus tentang Suu Kyi.
Dalam tur keliling Eropa, Suu Kyi mendapat perlakuan selayaknya bintang. Dia bergabung dengan penyanyi asal Irlandia dan 100 tamu lainnya dalam acara tahunan Oslo Forum.
Setelah melakukan pembicaraan, Bono memberikan Suu Kyi tumpangan ke Dublin menggunakan pesawat pribadinya.
Di Dublin akan diselenggarakan konser Electric Burma, yang diorganisir Amnesty International.
"Sangat jarang melihat kemenangan terhadap militer, dan ini akan menjadi kebisingan yang menyenangkan," kata Bono dalam website U2.
"Perjuangan dan keberanian Aung San Suu Kyi memberikan arahan demokrasi di dunia," kata aktivis hak-hak asasi global, yang mendedikasikan lagu berjudul Walk On kepada Suu Kyi.
Secara emosional Suu Kyi menyampaikan pidato penerimaan Nobel di Balaikota Oslo pada hari Sabtu. Penghargaan yang seharusnya diterima lebih dari dua dekade lampau.
Suu Kyi tidak bisa menerima penghargaan pada tahun 1991, karena berada dalam tahanan rumah, dan jika pergi keluar negeri, saat itu, dikhawatirkan tidak akan diizinkan kembali ke Myanmar.
Suu Kyi dan Bono bergabung dengan pembicara lainnya di Losby Gods, tempat peristirahatan diluar kota Oslo.
Mereka akan mendiskusikan peran dialog dalam transisi, dengan fokus terhadap perubahan di Myanmar dan negara-negara yang terkena Arab Spring.
Diantara para tamu yang hadir itu adalah Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt, menteri Industri Myanmar U Soe Thane, presiden lembaga think tank International Crisis Group Louise Arbour, yang juga mantan kepala bidang masalah hak asasi manusia di PBB.
Sementara itu konser di Dublin akan menampilkan pula Benin, Angelique Kidjo, Lupe Fiasco, Bob Geldoft dan Vanessa redgrave.
Konser itu diperkirakan akan dihadiri sekitar lima ribu orang, akan menyanyikan lagu ulang tahun untuk Suu Kyi, yang merayakan hari jadi ke 67.
Keesokkan harinya Suu Kyi akan mengakhiri tur Eropa di rumah keluarga di Inggris.
Di Swiss dan Norwegia, Suu Kyi mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat terhadapnya, dan mengatakan ada orang lain yang melakukan lebih banyak pengorbanan dibanding dirinya.
Suu Kyi mendapat pendidikan di Oxford, adalah putri dari pahlawan kemerdekaan Myanmar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei




