Anggaran Hambalang Ternyata Rp 2,5 T, Komisi X Santai

Jumat, 22 Juni 2012 | 01:31 WIB
MC
B
Seorang pekerja berjalan di lokasi proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. yang terhenti pengerjaanya.  FOTO: ANTARA/Dhoni Setiawan
Seorang pekerja berjalan di lokasi proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. yang terhenti pengerjaanya. FOTO: ANTARA/Dhoni Setiawan
Fakta dari KPK itu membantah klaim Menpora Andi Malarangeng bahwa dana Proyek Hambalang hanya Rp 1,175 triliun.

Komisi X DPR tampaknya tak merasa terganggu dengan fakta yang diungkap Ketua KPK Bambang Widjojanto soal dana Proyek Hambalang yang sudah cair ternyata senilai Rp 2,5 triliun.

Ketua  Komisi X DPR, Agus Hermanto, menyatakan pihaknya tak merasa kaget, dan belum akan bereaksi apabila belum mendapat informasi resmi dari KPK.

"Secara resmi kami belum dapat laporan soal itu," kata Agus Hermanto, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (21/6).

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto menyatakan ternyata dana yang sudah dikucurkan untuk proyek Hambalang yang bermasalah itu adalah total Rp 2,5 triliun.

Uang itu digunakan Rp 1,175 Triliun untuk konstruksi  bangunan Hambalang, sisanya Rp 1,4 triliun untuk pengadaan peralatannya. Fakta dari KPK itu membantah klaim Menpora Andi Malarangeng bahwa dana Proyek Hambalang hanya Rp 1,175 triliun.

Sementara itu, DPR sendiri diketahui belum memberikan persetujuan anggaran untuk proyek Hambalang itu secara total. Yang sudah dicairkan, berdasarkan versi DPR, hanya baru sekitar Rp 675 miliar.

Fakta itu sendiri diakui oleh Agus Hermanto, yang menyatakan bahwa Komisi X DPR hanya menyetujui anggaran Rp 675 miliar untuk proyek Hambalang. Ajuan Rp 500  miliar di APBN Perubahan 2012 sampai sekarang masih ditahan.

Lalu apakah hal itu akan dibicarakan oleh Panja Hambalang yang dibentuk Komisi X DPR? Hal itupun tak bisa dipastikan Agus. Pria yang menjadi saudara ipar Ibu  Negara Ani Yudhoyono itu menyatakan pihaknya belum akan membuat agenda  pemanggilan beberapa pejabat terkait kasus itu.

"Soal usulan pembentukan Pansus Hambalang, kami kurang setuju. Tak ada ketakutan tertentu atas dibentuknya pansus. Namun kita berpikir soal anggarannya saja. Biarlah panja bekerja dulu dan selesaikan tugasnya," tandas Agus.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon