32 Tiang Jalan Tol Jadi Ajang Kreasi Mural

Senin, 29 Juli 2019 | 20:13 WIB
CF
FH
Penulis: Carlos Roy Fajarta | Editor: FER
Berbagai karya seni mural menghiasi 32 pilar tol Wiyoto Wiyono di ruas Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang merupakan hasil karya seni dalam Festival Mural CMNP 2019, Senin (29/7/2019).
Berbagai karya seni mural menghiasi 32 pilar tol Wiyoto Wiyono di ruas Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang merupakan hasil karya seni dalam Festival Mural CMNP 2019, Senin (29/7/2019). (Beritasatu Photo/Carlos Roy Fajarta)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) berencana menjadikan area di kolong jalan tol sebagai ajang berkreasi bagi para pelaku seni, selain untuk kepentingan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Sekretaris Perusahaan CMNP, Indah Dahlia Lavie menyebutkan, dari 13 kilometer (km) area jalan tol yang dikelola CMNP, pihaknya tengah merancang untuk membuat area kreatif dan seni.

"Masih dalam tahap perencanaan, karena kita harus melihat kondisi sekitar dan mengurus perizinan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah," ujar Indah saat penutupan Festival Mural CMNP 2019 di area halaman depan Gedung CMNP, Jakarta Utara, Senin (29/7/2019).

Sementara itu, founder Glitch Network, Faisal Hamka menyebutkan, pihaknya memilih pemenang dilihat dari hasil karya seni dan karakter obyek yang dibuat bisa ditangkap oleh pengguna jalan yang melihatnya.

"Mural-mural ini menjadi lambang kekuatan industri kreatif Indonesia. Kedepannya bekerja sama dengan CMNP kami hendak membuat area kolong tol menjadi tempat pelatihan seni dan membantu industri kreatif yang ada di Indonesia," tutur Faisal.

Salah satu peserta yang menjadi juara dalam kegiatan Festival Mural CMNP 2019, Munadiannur menyebutkan, dirinya sengaja menggambarkan persilangan budaya yang ada di Indonesia untuk dituangkan dalam pilar tol.

"Kita ketahui kolaborasi tema berbagai macam kebudayaan Indonesia dengan unsur realis dan dekoratif. Tidak ada batasan antara budaya di Indonesia, misalnya orang Papua mengenakan pakaian Batik tidak ada salahnya. Jadi tidak ada sekat-sekat dalam budaya Indonesia," kata Munadiannur.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon