Ansor Gembleng Ratusan Kader Terbaik
Senin, 2 September 2019 | 20:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, bangsa Indonesia pada masa mendatang membutuhkan sosok muda yang berjiwa tangguh dan mampu bertindak cermat dalam mengatasi berbagai persoalan. Pemimpin yang tangguh, tak sekadar mumpuni secara intelektual, tetapi juga matang dalam spiritual dan emosionalnya.
Untuk menjawab atas kebutuhan tersebut, PP GP Ansor tak henti menggembleng kader-kader terbaiknya agar selalu siap menjadi pemimpin bangsa masa depan.
"Salah satu upaya menyiapkan calon-calon pemimpin tersebut adalah dengan menggelar pelatihan kepemimpinan nasional (PKN). Kegiatan PKN VII ini digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nawawi, Tanara, Kabupaten Serang, Banten, asuhan KH Ma’ruf Amin. Rencananya, PKN yang digelar pada 3-7 September 2019 ini juga akan diikuti 130 kader Ansor seluruh Indonesia. Acara dibuka langsung KH Ma’ruf Amin, yang juga Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024," kata Yaqut, Senin (2/9/2019).
Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini mengatakan, peserta pelatihan tingkat tertinggi di Ansor ini dipilih melalui proses seleksi yang sangat ketat. Penentuan peserta, kata dia, ditetapkan tim instruktur dan jajaran pimpinan Ansor.
"Lewat PKN ini kami merekrut kader-kader muda Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU) dengan latar belakang dan spesifikasi tertentu di berbagai bidang. Diharapkan para peserta dari seluruh Indonesia itu nantinya mampu menjawab kebutuhan organisasi dan bangsa ini di masa depan," ujar Gus Yaqut, dalam keterangan tertulisnya.
Gus Yaqut menjelaskan, ada tiga tantangan bangsa ini pada lima tahun mendatang, yakni munculnya generasi baru, digitalisasi segala aspek kehidupan, tren intoleransi, dan radikalisme. "Selain harus siap menghadapi tantangan tersebut, GP Ansor juga harus tetap konsisten meneguhkan sikap sebagai pengawal eksistensi Islam Ahlussunnah waljamaah An-nahdliyah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tandasnya.
GP Ansor, lanjut dia, juga dituntut mampu menganalisis dengan cermat berbagai tantangan tersebut dan merumuskan langkah yang taktis dan strategis guna menjawab kebutuhan zaman.
Menurut Gus Yaqut, dalam delapan tahun terakhir kaderisasi di Ansor berjalan dengan sangat baik dan masif. Bahkan proses kaderisasi telah meluas hingga telah menjangkau di lima negara, yakni Arab Saudi, Korea Selatan, Malaysia, Taiwan, dan Mesir.
"Kaderisasi terus dilakukan tanpa kenal lelah. Denyut nadi Ansor dan Banser ini salah satunya, ya kaderisasi. Dan melalui PKN ini kita akan mencetak pemimpin gerakan di masa depan," ujarnya.
Ketua Pelaksana PKN Ansor ke-VII Hasan Basri Sagala menambahkan, peserta PKN bertema "Meneguhkan Khidmat GP Ansor Mewujudkan Tatanan Dunia yang Adil dan Harmonis" akan digembleng dengan berbagai materi, mulai soal kebangsaan, kepemimpinan, hingga masalah ekonomi. Selain dari internal Ansor dan NU, instruktur PKN juga menghadirkan beberapa tokoh bangsa sebagai nara sumber.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




