Pemuda dan Mahasiswa Diajak untuk Dukung Program Pemerintahan Presiden Jokowi

Senin, 28 Oktober 2019 | 19:10 WIB
AP
AO
Penulis: Asni Ovier Dengen Paluin | Editor: AO
Ketua Umum Generasi Satu Indonesia (G1I) Ginka Febriyanti dalam diskusi bertema “Meneropong Kabinet Indonesia Maju Jilid II, Terkait 5 Program Kerja Prioritas, Aktivis Mahasiswa Angkat Suara” yang digelar di Urban Jajan, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 28 Oktober 2019.
Ketua Umum Generasi Satu Indonesia (G1I) Ginka Febriyanti dalam diskusi bertema “Meneropong Kabinet Indonesia Maju Jilid II, Terkait 5 Program Kerja Prioritas, Aktivis Mahasiswa Angkat Suara” yang digelar di Urban Jajan, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 28 Oktober 2019. (Istimewa)

Tangerang Selatan, Beritasatu.com – Para pemuda dan mahasiswa diajak untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Berbagai program yang dicanangkan Presiden Jokowi untuk kemajuan bangsa.

Ajakan itu disampaikan Ketua Umum Generasi Satu Indonesia (G1I) Ginka Febriyanti dalam diskusi bertema "Meneropong Kabinet Indonesia Maju Jilid II, Terkait 5 Program Kerja Prioritas, Aktivis Mahasiswa Angkat Suara". Acara digelar di Urban Jajan, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin (28/10/2019).

Selain Ginka, narasumber lain dalam acara itu adalah Deden Pratama (Presiden Mahasiswa UMJ), Rahmat Syarif (Korpresnas PTM-Indonesia periode 2018-2019), dan Kardian (Presma ITB Ahmad Dahlan).

"Kita, pemuda dan mahasiswa harus menjadi garda terdepan untuk mendukung program-program pemerintah demi kemajuan bangsa dan negara," ujar Ginka. Meski demikian, ujarnya, pemuda juga tetap bisa memberikan kritik yang membangun terhadap program pemerintah.

Kritik yang disampaikan para pemuda dan mahasiswa, ujarnya, jangan sampai merusak dan mengoyak stabilitas negara. Apalagi, jika kritik yang disampaikan itu sekadar demi kepentingan pribadi dan golongan, bukan kepentingan bangsa.

Terkait dengan itu, Ginka mengajak para mahasiswa untuk lebih mengedepankan diskusi dan dialog dalam menyampaikan kritik kepada pemerintah. Para aktivis pemuda dan mahasiswa memang selalu resah dengan situasi di sekitar, tetapi sebaiknya aksi-aksi turun ke jalan, apalagi sampai merusak, harus dihindari.

"Kita, Generasi Satu Indonesia, percaya bahwa melalui diskusi dapat memberikan arah yang baik untuk perubahan Indonesia. Ini sesuai dengan visi dan misi Presiden Jokowi, yakni menuju sumber daya manusia (SDM) yang unggul," ujarnya.

Sementara, Rahmat Syarif menambahkan, tidak sedikit mahasiswa yang mengapresiasi Kabinet Indonesia Maju yang baru saja dilantik Presiden Jokowi. Sebab, menteri-menteri yang berada di kabinet saat ini banyak yang berasal dari kalangan profesional dan ahli di bidangnya..

"Ditambah dengan kehadiran Abah Kiai Maruf (Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Red), yang merupakan tokoh besar Islam, maka kita yakin dengan sungguh bahwa negara ini akan jauh lebih baik dari sebelumnya," kata dia.

Program Presiden Jokowi yang dimaksud Ginka adalah yang disampaikan saat pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Ketika itu, Presiden Jokowi menyampaikan lima program prioritas pemerintahannya dalam lima tahun ke depan.

Lima program prioritas itu adalah membenahi SDM, melanjutkan pembangunan infrastruktur, menyederhanakan regulasi, memangkas birokrasi, dan melakukan transformasi ekonomi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon