Antisipasi Penyebaran Covid-19, Warga Sakit Dilarang Masuk ke Kabupaten Lebong

Rabu, 1 April 2020 | 22:47 WIB
U
JS
Penulis: Usmin | Editor: JAS
Rosjonsyah
Rosjonsyah (ANTARA FOTO)

Bengkulu, Beritasatu.com - Bupati Lebong, Rosjonsyah mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 pihaknya bersikap tegas kepada setiap orang yang sakit dilarang masuk ke daerah ini tanpa terkecuali, terutama yang memiliki gejala terpapar Covid-19.

"Kita tegas dan tidak main-main menghadapi wabah virus corona di Lebong. Warga dari luar yang kondisi kesehatanya tidak baik dan memiliki gejala terjangkit virus corona tidak akan kita izinkan masuk ke Lebong," kata Bupati Rosjonsyah di Bengkulu, Rabu (1/4/2020).

Dengan selektif terhadap orang luar yang akan masuk ke Lebong tersebut, diharapkan dapat mencegah terjadinya penyebaran virus corona di Kabupaten Lebong. "Kami tidak mau orang luar datang ke Lebong menyebarkan virus corona. Wilayah kami masih zona hijau kasus virus corona," ujarnya.

Untuk itu, Pemkab Lebong telah mendirikan dua pos pengecekan kesehatan pencegahan Covid-19. Kedua pos terrsebut masing-masing berlokasi di perbatasan wilayah antara Lebong dengan Bengkulu Utara dan Lebong dengan Rejang Lebong.

"Di dua pos ini kita tempatkan petugas dari Dinkes Lebong dikawal oleh anggota TNI dan Polri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan setiap warga dari Bengkulu Utara dan Rejang Lebong masuk ke Lebong. Jika dari pengecekan petugas kesehatan mereka dinyatakan sakit dan memiliki gejala terkena virus corona maka dilarang masuk ke Lebong dan dipersilakan kembali ke daerahnya," ujar Rosjonsyah.

Selain itu, setiap warga yang akan masuk ke Lebong diwajibkan mencuci tangan pakai sabun dan masuk boks untuk disemprot antiseptik yang disediakan di pos pengecekan kesehatan tersebut, sehingga warga luar yang masuk ke Lebong benar-benar aman dari terjangkit Covid-19.

Selain memperketat orang luar masuk ke Lebong, pihaknya juga dalam mengantisipasi penyebaran wabah virus corona di daerah tersebut, telah melakukan penyemprobatan disinfektan di seluruh kantor pemerintah, fasilitas umum, rumah ibadah, pasar dan jalan raya yang ramai dilalui masyarakat.

Pemkab Lebong juga mengimbau warganya agar tidak keluar rumah, tidak mendatangi tempat-tempat berkumpul, biasakan jaga jarak, mengonsumsi makanan bergizi, serta rajin berolahraga sehingga tidak terjangkit virus corona.

"Cara-cara yang kita terapkan di Kabupaten Lebong sangat efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19 kepada masyarakat daerah ini. Buktinya, sampai sekarang belum ada warga Lebong yang positif terjangkit virus mematikan tersebut," ujarnya.

Terkait warga miskin yang terkena dampak dari wabah virus corona di Lebong, Bupati Rosjonsyah menyatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi di antaranya akan memberikan bantuan pangan kepada warga yang benar-benar tidak mampu memenuhinya karena tidak memiliki penghasilan.

"Sekarang kita masih mendata warga yang layak mendapatkan bantuan pangan sebagai dampak penyebaran virus corona di Kabupaten Lebong meski sejauh ini tidak ada warga yang positif terjangkit Covid-19," ujarnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon