Perangi Corona, 14.590 Dokter dan 33.377 Perawat Dikerahkan di Jatim

Jumat, 3 April 2020 | 12:16 WIB
TR
JM
Penulis: Teguh L Rahmadi | Editor: JEM
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bekerja keras memerangi pandemi Covid-19 yang turut menyerang masyarakat di provinsi itu sejak Maret-April 2020.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bekerja keras memerangi pandemi Covid-19 yang turut menyerang masyarakat di provinsi itu sejak Maret-April 2020. (Istimewa)

Surabaya, Beritasatu.com - Tenaga medis yang diterjunkan untuk menanggulangi pandemi virus corona atau Covid-19 di Jawa Timur, cukup besar. Rinciannya dokter sebanyak 14.438 orang, dokter paru 152, perawat 33.377 dan relawan mahasiswa tenaga kesehatan 1.862 orang.

"Mereka sudah bertugas dengan memberikan layanan terbaiknya," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Jumat (4/4/2020).

Seperti diberitakan, berkat kerja keras tenaga medis, sebanyak 22 pasien positif Covif-19, berhasil disembuhkan dan sudah dipulangkan kembali ke keluarganya.

Menurut mantan menteri sosial ini, para relawan terus menyumbangkan aplikasi-aplikasi baru di antaranya self check-up, forum Covid-19 yang dapat digunakan sebagai pendalaman konsultasi kepada dokter, dan WhatsApp Radar Covid-19.

"WA Radar Covid-19 merupakan salah satu inovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal informasi mengenai Covid-19. Selain mudah diakses, juga bisa terhubung ke berbagai platform." tambah Khofifah.

Pemprov Jatim juga berupaya mengantisipasi penambahan pasien Covid-19 dengan menyiapkan tambahan bed. Total hingga saat ini mencapai 13.357 bed (tempat tidur).

Seluruh bed isolasi dan nonisolasi ini tersebar di 75 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Timur. Hal ini dilakukan bertujuan untuk memberi perlindungan dan rasa aman bagi seluruh pasien.  



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon