Cargill Tarik 13 Kg Daging Cincang Setelah Wabah Salmonella
Rabu, 25 Juli 2012 | 16:09 WIB
Daging sapi yang terkontaminasi telah melewati tanggal kadaluwarsa sehingga sudah tidak tersedia untuk penjualan eceran.
The Associated Press melaporkan:
Supermarket Hannaford mengingatkan konsumen bahwa daging sapi Cargill sekitar 13kg secara sukarela ditarik yang mungkin mengandung salmonella.
Daging sapi 85 persen tanpa lemak diproduksi di pabrik Cargill di Wyalusing, Pennsylvania, Amerika pada 25 Mei dan dikemas ulang untuk dijual ke konsumen dengan pelanggan waralaba kelontong yang berbasis di Maine.
John Keating, presiden Cargill mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Kami mohon maaf bagi siapa saja yang menjadi sakit karena makan daging sapi cincang yang kita produksi."
Hannaford mengatakan bahwa konsumen harus memeriksa daging sapi giling mereka sebelum menggunakan atau menjualnya dengan memeriksa tanggal antara 29 Mei dan 16 Juni. Pengembalian dana akan ditawarkan untuk daging sapi yang dikembalikan.
Menurut United States Department of Agriculture (USDA) atau Departemen Pertanian Amerika Serikat, 33 orang telah jatuh sakit di tujuh negara (Massachusetts, Montenegro, New Hampshire, New York, Rhode Island, Virginia, Vermont).
Penyakit dimulai pada awal Juni tapi butuh beberapa minggu untuk menghubungkan kasus salmonella di lima kasus pasien.
Dua kasus ini melibatkan rawat inap. Ini strain tertentu, enteritidis salmonella dan dapat diobati dengan antibiotik.
Cargill memiliki situs cargill.com tentang informasi penarikan daging sapi tersebut.
The Associated Press melaporkan:
Supermarket Hannaford mengingatkan konsumen bahwa daging sapi Cargill sekitar 13kg secara sukarela ditarik yang mungkin mengandung salmonella.
Daging sapi 85 persen tanpa lemak diproduksi di pabrik Cargill di Wyalusing, Pennsylvania, Amerika pada 25 Mei dan dikemas ulang untuk dijual ke konsumen dengan pelanggan waralaba kelontong yang berbasis di Maine.
John Keating, presiden Cargill mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Kami mohon maaf bagi siapa saja yang menjadi sakit karena makan daging sapi cincang yang kita produksi."
Hannaford mengatakan bahwa konsumen harus memeriksa daging sapi giling mereka sebelum menggunakan atau menjualnya dengan memeriksa tanggal antara 29 Mei dan 16 Juni. Pengembalian dana akan ditawarkan untuk daging sapi yang dikembalikan.
Menurut United States Department of Agriculture (USDA) atau Departemen Pertanian Amerika Serikat, 33 orang telah jatuh sakit di tujuh negara (Massachusetts, Montenegro, New Hampshire, New York, Rhode Island, Virginia, Vermont).
Penyakit dimulai pada awal Juni tapi butuh beberapa minggu untuk menghubungkan kasus salmonella di lima kasus pasien.
Dua kasus ini melibatkan rawat inap. Ini strain tertentu, enteritidis salmonella dan dapat diobati dengan antibiotik.
Cargill memiliki situs cargill.com tentang informasi penarikan daging sapi tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




